alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Doakan Pandemi Berakhir, Warga Hindu Lombok Gelar Upakara Peneduh Jagad

MATARAM-Umat Hindu yag ada di Kota Mataram menggelat Upakara Peneduh Jagad yang berlangsung di Perempatan Cakranegera, Kota Mataram, Selasa (1/2). Ini adalah kegiatan doa bersama kepada Tuhan  meminta agar masyarakat dapat terhindar dari bencana alam. Khususnya pandemi Covid-19 dengan segala variannya.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana yang datang menghadiri acara ini mengatakan upacara adat seperti Upakara Peneduh Jagad merupakan manifestasi kehidupan beragama. Tujuannya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Upacara ini menjadi sebuah kegiatan yang menggambarkan hubungan vertikal manusia dengan Tuhan. Atas kepasrahan sebagai hamba yang lemah dan butuh pertolongan.

“Kegiatan ini menyadarkan kita bahwa kita makhluk yang lemah dan butuh pertolongan dari yang Maha Kuasa,” ungkap wali kota.

Wali kota mengapresiasi kegiatan ini karena bisa memberikan ketenangan dan kedamaian batin bagi semua. Terlebih warga kota yang sempat mengalami ketidakpastian kondisi akibat pandemi Covid-19 beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  Permukiman Warga Tak Dilintasi Luapan Bendungan Meninting

Namun sebagai umat beragama Mohan mengajak masyarakat kota yakin jika tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua hanya ketidak mampuan manusia untuk menjawab misteri Tuhan. Sehingga ia mengajak kepada semua warga untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tanpa mengabaikan hubungan sesama manusia, dan membangun hubungan dengan lingkungan.

Jika menilik kebelakang, persoalan Covid-19 tidak hanya menguji kesehatan, ekonomi, persoalan sosial kemasyarakatan yang sempat terputus. Tetapi juga menguji mentalitas dan kepedulian antar sesama. Selama masa pandemi, kepedulian terhadap sesame begitu terasa di Kota Mataram. Warga bahu membahu saling tolong menolong dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

“Kami juga berterimakasih kepada semua masyarakat Kota Mataram atas kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19, sehingga saat ini angka penularan Covid-19 melandai,” tandasnya.  Upaya ini harus tetap dijaga sebagai bentuk tanggungjawab bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Mataram.

Baca Juga :  Harga Pertamax Naik karena Termasuk Jenis Non Subsidi, Ini Penjelasannya

Wakil Ketua panitia Upakara Peneduh Jagad Ida Wayan Oka Santosa melaporkan kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Sulinggih Siwa buda dari seluruh penjuru Pulau Lombok. “Acara dirangkai sejak dilangsungkan pertemuan pada bulan Desember 2021 yang lalu,” terangnya.

Beberapa rangkaian Upakara Peneduh Jagad diantaranya upacara memepada, yakni kegiatan menyucikan roh dari binatang yang digunakan untuk upacara. Kemudian ada juga segare kertih yang merupakan kegiatan untuk memohon air suci tengah samudera serta beberapa ritual penting lainnya. (ton/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/