alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

KUA Tolak Pendaftaran Akad Nikah Baru, Cegah Warga Kawin di Musim Korona

DI TENGAH status darurat wabah Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat menunda akad nikah. Selain itu Kemenag juga menyetop pendaftaran permohonan akad nikah baru. Penghentian ini berlaku di masa darurat Covid-19.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan mereka sudah menerbitkan surat edaran baru terkait protokol penanganan Covid-19 dalam pelayanan bimbingan masyarkat (bimas) Islam. Termasuk di antaranya adalah layanan pernikahan.

’’Permohonan pelaksanaan akad nikah di masa darurat Covid-19 untuk pendaftaran baru tidak dilayani,’’ katanya kemarin. Untuk itu Kamaruddin meminta masyarakat menunda pelaksanaan akad nikah yang sudah terjadwal. Mendekati bulan Ramadan seperti saat ini, proses akad nikah cukup banyak di seluruh tanah air.

Kamaruddin menegaskan yang ditutup sementara adalah permohonan pelaksanaan akad nikah. Sedangkan pelayanan pendaftaran layanan pencatatan nikah tetap dibuka. Itupun hanya dilakukan secara online melalui website simkah.kemenag.go.id.

Mantan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag itu mengatakan penghentian sementara layanan akad nikah akan menyesuaikan kondisi penanganan wabah Covid-19 di tanah air. Untuk itu Ditjen Bimas Islam akan terus memantau perkembangannya. Masyarakat diminta untuk mengecek informasi resmi dari Kemenag sehingga tidak termakan berita palsu atau hoax.

Kamaruddin mengatakan di masa darurat Covid-19 ini, pelayanan akad nikah hanya dilayani bagi calon pengantin yang sudah mendaftarkan diri sebelum 1 April 2020. Pelayanan akad nikah itupun hanya dilaksanakan di kantor urusan agama (KUA). Sementara untuk layanan pencatatan nikah di luar KUA ditiadakan.

’’Aturan ini dibuat dalam kondisi kedaruratan kesehatan karena wabah Covid-19,’’ katanya. Dia berharap masyarakat bisa memahami dan menyesuaikannya. Kamaruddin menuturkan tingkat kedaruratan penularan virus korona di tiap daerah berbeda-beda. Untuk itu KUA wajib meningkatkan koordinasi dan mematuhi serta melaksanakan ketentuan jaga jarak yang berlaku di daerah masing-masing.

Menurut Kasubdit Mutu Sarana Prasana dan Sistem Informasi KUA Ditjen Bimas Islam Kemenag Anwar Saadi data per jam 15.00 WIB kemarin yang terekam di simkah.kemenag.go.id, permohonan akad nikah untuk tanggal 3 April sebanyak  4.375 pasangan di seluruh Indonesia.

Sementara pendaftar online kemarin tercatat sebanyak 2.427 catin. Data yang sudah tercatat dan akan melangsungkan akad nikah di bulan ini ada 6.399 calon pengantin. Anwar menambahkan bahwa KUA yang sudah terhubung simkah sebanyak 5.437 kantor. Dari jumlah itu ada sebanyak 1.963 KUA yang kemarin menerima pendaftaran online.(JPG/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
Enable Notifications.    Ok No thanks