alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Bulan Puasa Segera Tiba, Siap-siap Salat Tarawih di Rumah

BILA Covid-19 belum mereda sampai Ramadan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB meminta umat muslim salat tarawih dan Id di rumah. ”Sepanjang Covid-19 masih seperti ini, saya kira salatnya di rumah dulu,” kata Ketua MUI NTB Prof H Saiful Muslim, pada Lombok Post, kemarin (5/4).

Meski demikian, di berharap, bencana Covid-19 segera berakhir agar umat muslim bisa menjalani ibadah Ramadan seperti biasa. ”Itu harapan kita semua. Tapi kalau tetap seperti ini pemerintah nanti akan meminta saran dari para ulama,” katanya.

Sama halnya dengan salat jumat yang ditiadakan karena pandemi Covid-19. Saat ini, sebagian besar masjid di NTB tutup. ”Semua itu demi kesalamatan bersama,” katanya.

Bila beberapa masjid masih buka, itu karena tidak semua warga paham tentang situasi yang dihadapi. Karenanya, pemerintah harus memaksimalkan sosialisasi. ”Perlu ada penjelasan-penjelasan yang disampiakan tokoh agama, para penyuluh dan Babinkamtibmas di tiap desa,” ujarnya.

Dengan demikian, semua warga paham dengan apa yang dihadapi saat ini. ”Bila satu tertular akan menjalar ke yang lain,” jelasnya.

Karena penularan virus sangat cepat, umat harus mengikuti anjuran menjaga jarak, tidak berkerumun dan mengurangi aktivitas luar ruangan. Termasuk salat tarawih dan salat id.

Potensi penularan virus ketika salat tarawih sangat besar. Bila satu orang terkena virus kemudian bersalaman dengan jamaah lain, dengan cepat akan menular. ”Akhirnya Covid-19 ini menyebar ke mana-mana,” ujar Saiful.

Betul, tidak boleh meninggalkan salat jumat, tapi dalam kondisi saat ini diganti dengan salat duhur. Demikian juga salat sunnah tarawih dan idul fitri. ”Kita sama-sama menjaga, jangan sampai yang tidak tertular menjadi tertular,” imbuhnya.

Saiful Muslim memahami, umat pasti rindu melaksanakan salat tarawih dan idul fitri yang dilaksanakan sekali setahun. Tapi untuk saat ini, warga harus memahami. ”Tujuannya hanya satu, agar umat tetap sehat,” katanya.

Bukan berarti dengan anjuran itu, seolah-olah pemerintah dan ulama meminta umat meninggalkan kewajiban. Masjidil Haram di Makkah saja, kata Saiful, baru dibuka beberapa hari lalu, itu pun terbatas, tidak semua orang bisa masuk. ”Ini demi kebaikan kita semua,” tandasnya.(ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Tiga Ribu Desa di Indonesia Tanpa Listrik, 11 Ribu Tak Ada Internet

Peresmian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 oleh Wapres Ma’ruf Amin di Jakarta kemarin (10/8) menjadi hari bersejarah untuk warga Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Sebab saat itu juga warga bisa merasakan listrik sekaligus sambungan internet.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks