alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

UPDATE : Senin 6 April, Bertambah Dua, Pasien Positif Korona di NTB Jadi 10 Orang

MATARAM—Jumlah pasien positif terjangkit korona di NTB terus bertambah. Dari sebelumnya delapan orang menjadi 10 pasien. Hal ini sebagaimana tercantum dalam laman resmi Gugus Tugas Covid 19 pusat yang menagkumulasi total pasien positif di NTB kini 10 orang pada Senin (6/4).

Pemprov NTB melalui siaran persnya menyebut dua pasien ini berinisial  NM, perempuan 28 tahun dan MI laki-laki, 41 tahun. Keduanya berasal dari Lombok Timur. Keduanya kini masih dirawat di RSUD dr Soedjono, Selong.

Seperti diberitakan sebelumnya Jumat (2/4) Pemprov NTB mengumumkan identitas pasien ke tujuh dan kedelapan yang dinyatakan positif korona.  Saat itu Sekda NTB HL Gita Aryadi menjelaskan pasien pertama adalah pria berinisial M,  59 tahun asal Pengempel Indah, Bertais Mataram.

M diketahui memiliki riwayat kontak dengan daerah terpapar korona  karena telah mengikuti  acara Ijtima Ulama  Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan 21-24 Maret lalu. “Dirawat di RSUD Kota Mataram  sejak 29 maret 2020 denga keluhan batuk dan sesak,” ujar Sekda dalam siaran pers yang diterima Lombok Post jumat sore.

Pasien positif kedua adalah seorang pria berinisial H, 33 tahun asal Desa Bagu, Pringgarata, Lombok Tengah. Sebelum dirawat di RSUD NTB pasien mengeluhkan batuk dan demam dan melakukan pemeriksaan sebuah klinik swasta di Lingsar pada 17 Maret 2020.

Karena tak ada perubahan ia kemudian melanjutkan pengobatan di RS Awet Muda Narmada 23 Maret 2020. Dari RS ini H kemudian dirujuk ke RSUP NTB hingga akhirnya dinyatakan positif terjangkit korona.

“Pasien bekerja di Kapal Pesiar slama tiga tahun dan berangkat pulang dari Amerika  ke Lombok tanggal 16 maret,” tambahnya.

Sementara itu enam pasien lain yang dinyatakan positif  adalah dua dari Aikmel Lombok Timur, satu dari Lunyuk, Sumbawa dan Tiga dari Mataram.

Hingga Minggu (5/4) kemarin Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB I Gede Putu Aryadi menyebut, jumlah PDP dan orang dalam pemantauan (ODP)  mencapai 2.944 orang, PDP 90 orang namun tinggal 49 orang yang masih diisolasi. ”Ada penambahan enam orang PDP dari sebelumnya,” katanya.

Keenam orang itu, masing-masing satu orang di Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu, Bima dan Kota Bima. Sedangkan ODP mencapai 2.854 orang, sebanyak 1.841 orang masih dipantau. ”Ada penambahan 434 orang berstatus ODP,” katanya.(ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks