alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Empat Prajurit Meninggal Dunia

JAKARTA–Kabar duka datang dari TNI Angkatan Darat (AD). Sebuah helikopter jenis MI 17 dengan nomor penerbangan HA 5141 jatuh di Kawasan Industri Kendal, Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada Sabtu (6/6) pukul 14.25 WIB.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, helikopter tersebut sedang dalam misi latihan.

“Helikopter tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1,” kata Nefra dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/6).

Nefra pun memastikan helikopter dalam keadaan baik sebelum terbang. “Karena saat dilaksanakan pre-flight check tidak ditemukan hal-hal menonjol,” tambahnya.

Dia menjelaskan, helikopter tersebut menjalani dua misi latihan terbang endurance. Helikopter pun bisa terbang dengan normal dan mendarat dengan baik.

“Sekitar jam 12.35 siang tadi, kelikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang tactical manuver,” ucap Nefra.

Pesawat tersebut kemudian jatuh saat menjalani misi latihan kedua. Sampai saat ini petugas masih melakukan investigasi penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

Sebelumnya, sebuah helikopter jenis MI 17 dengan nomor penerbangan HA 5141 jatuh di Kawasan Industri Kendal ikut Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada Sabtu (6/6) pukul 14.25 WIB.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Konbes Pol Iskandar Fitriana mengatakan, helikopter tersebut milik penerbad TNI AD Semarang. Helikopter itu mengudara sekitar pukul 12.39.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, helikopter tersebut terbang dari arah timur menuju ke barat. Saat itu helikopter sudah dalam keadaan oleng dan mengeluarkan asap dari badan pesawat.

“Sebelum heli terjatuh ada 3 orang lompat ke tambak, dan sesaat kemudian pesawat jatuh, keluar asap dan selanjutnya meledak,” kata Iskandar.

Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan ini. Akibat peristiwa ini, 5 orang dievakuasi ke RSUD Soewondo Kendal. Korban jiwa pun tak terelakan. 1 orang meninggal di rumah sakit, dan 3 meninggal di lokasi.

“Personil 4 meninggal dunia, 5 luka-luka. Pada saat sebelum meledak sempat dikeluarkan 3 orang,” pungkas Iskandar.(JPG)

 

Berikut daftar sembilan  penumpang helikopter nahas tersebut:

  1. Kapten Cpn Kadek (meninggal dunia)
    2. Kapten Cpn Fredi (meninggal dunia)
    3. Kapten Cpn Y Hendro (meninggal dunia)
    4. Lettu Cpn Wisnu (meninggal dunia)
    5. Lettu Cpn Vira Yudha (luka bakar)
    6. Praka Nanang (luka bakar dada, perut, kaki kanan betis)
    7. Praka Rofiq (patah pinggul kanan, paha kiri-kanan)
    8. Praka Supriyanto (luka bakar)
    9. Praka Andi K (selamat)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mataram Bisa Tiru Depok, Tak Pakai Masker Denda Rp 200 Ribu

Pemkot Mataram merespons kritikan Wakil Gubernur NTB. Kemarin, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri melakukan penertiban di pagi buta. Sasarannya, para pedagang di Pasar Kebon Roek, Ampenan.

Kuliah ke Luar Daerah, Warga Mataram Harus Bebas Korona

Warga Kota Mataram yang kuliah di luar daerah cukup banyak. Kemarin kata dia, sekitar 50 mahasiswa mengajukan permintaan melakukan rapid test. Dari jumlah tersebut tidak ada yang hasilnya reaktif.

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Di Kediri Lobar, Ibu Rumah Tangga Diduga Jual Narkoba

WM, 28 tahun, warga asal Kediri Selatan ditangkap Satres Narkoba Polres Lobar. Ia bersama kedua rekannya MA dan MU diduga menjadi penjual dan penyalahguna narkotika jenis sabu. Bahkan, WM alias Dewi ini diketahui sebagai penjual obat penenang tanpa izin pihak instansi kesehatan.

Pariwisata Lesu, Pengusaha Travel Lombok Bertahan lewat Promo

Agen travel perjalanan wisata terus berupaya bertahan dalam ketidakpastian Pandemi Korona. Sektor ini menjadi salah satu yang paling terdampak akibat turunnya kunjungan wisatawan. ”Kami upayakan tetap bangkit seiring dengan penerapan new normal yang sedang digaungkan,” kata Kukuh Laro, pemilik Duta Lombok Transport.

Berdayakan UMKM Lokal, Bappeda NTB Tunggu Pergub

Pergub Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga kini belum rampung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB masih menunggu kelanjutan masukan dan revisi dari gubernur. ”Sampai hari ini (kemarin,Red) kita belum terima. Jika sudah ada, akan langsung kita jadikan landasan dalam memberdayakan UKM/IKM,” kata Kepala Bappeda NTB Amry Rakhman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks