alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Tuan Guru Bodak Komitmen Dukung Pathul-Nursiah

PRAYA-Pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri dan HM Nursiah final. “Dengan mengucapkan bismillah dan tawakal kepada Allah,” kata Pimpinan Yayasan Ponpes Attohiriyah Alfadhiliyah (Yatofa) Bodak Desa Montong Terep, Kecamatan Praya TGH Fadli Fadil Tohir, Sabtu (4/7).

TGH Fadli mengatakan, deklarasi keduanya bisa jadi dilaksanakan di Yatofa Bodak. Tepatnya, di makam almarhum orang tuanya TGH Fadil Tohir. “Ini sebagai bentuk komitmen saya,” tegasnya.

Jika ada yang meragukan, pihaknya mempersilakan siapa pun datang langsung ke kediamannya. Pernyataan tersebut, sekaligus menjawab isu-isu miring yang menyatakan pasangan Pathul-Nursiah bisa berubah.

TGH Fadli menekankan, tidak ada calon dari keluarga Bodak. Baik atas nama anak dari Bupati HM Suhaili FT yaitu Ferdian Elmansyah atau adik H Humaidi dan H Puaddi FT. “Sekali lagi, tidak ada itu dan siapa pun itu,” tegasnya lagi.

Dia tidak ingin, ada politik dinasti. Kecuali, ingin melihat ada regenerasi kepemimpinan baru dari kalangan lain di luar Bodak. Pasangan Pathul-Nursiah, sudah mewakili kedaerahan di Loteng. Termasuk berbicara figur. “Pathul dari utara Loteng, atau maiq dan Nursiah dari selatan Loteng, atau meres,” tandasnya.

          Kata dia, Pathul seorang politisi murni dan Nursiah seorang bikrorasi murni. TGH Fadli menilai, pasangan Pathul-Bahri mampu melanjutkan ikhtiar pembangunan Bupati HM Suhaili FT. Kendati demikian, pihaknya telah menitip pesan. Kalau keduanya terpilih, maka tidak boleh retak atau pecah di tengah jalan.

Informasi yang diserap Lombok Post, pasangan Pathul-Bahri sendiri diusung dan didukung Partai Gerindra tujuh kursi, Partai Golkar tujuh kursi dan Partai Berkarya satu kursi. Sehingga mereka mendapatkan 15 kursi dari 50 kursi dewan, atau melebihi syarat yang ditentukan KPU sebanyak 10 kursi.

Sementara calon pasangan lainnya, Ziadi-Aswatara diusung Demokrat dan PPP, Suriade-Habib Ziadi, diusung PKS. Sementara, pasangan Masrun-Aksar, sudah mengantongi rekomendasi PKB. “Kalau Dwi-Normal masih solid empat parpol,” kata Samsul Qomar, juru bicara tim Dwi-Normal, terpisah.

Parpol yang dimaksud yakni Partai NasDem, PDIP, PAN dan Partai Hanura. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks