alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

VIDEO : Mataram Zona Merah, Warga Tak Pakai Masker Dihukum Push Up

MATARAM-Kota Mataram masih berstatus zona merah penyebaran Covid-19. Tim Puma Polresta Mataram gencar melakukan imbauan ke masyarakat untuk menekan penyebarannya.

”Tujuan kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol Covid-19,” kata Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa usai menggelar operasi, Minggu dini hari (5/7).

Mereka menyasar beberapa tempat tongkrongan anak-anak muda. Dari hasil pantauan, masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol Covid-19. ”Mereka tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak saat nongkrong,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker, tim Puma memberikan hukuman langsung. Sanksinya tidak  terlalu berat. ”Kita berikan sanksi push up bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker,” kata dia.

Selanjutnya, Tim Puma meminta masyarakat untuk pulang ke rumah. Mereka diminta untuk tetap menggunakan masker jika beraktifitas di luar rumah. ”Itu sebagai langkah memberikan pesan edukatif kepada masyarakat agar mereka tetap mematuhi protokol Covid-19,” jelasnya.

Selain memberikan imbauan, Tim Puma juga memeriksa sejumlah kendaraan milik masyarakat. Dari hasil pengecekan tersebut sebanyak delapan sepeda motor yang diamankan. ”Mereka tidak melengkapi surat-surat kendaraannya,” jelasnya.

Selain itu, beberapa kendaraan tersebut tidak terdaftar dalam sistem. ”Kita cek plat nomor sepeda motor secara online, tetapi nomor plat tersebut tidak masuk di sistem,” ujarnya.

Rencananya, Senin  (6/5) tim akan memanggil para pemilik kendaraan. Untuk menunjukkan surat-surat kendaraan mereka. “Jika tidak bisa menunjukkan surat kendaraannya, sepeda motornya tetap akan ditahan,” tegasnya.

Terkait dengan adanya dugaan sepeda motor bodong atau hasil kejahatan, Kadek Adi belum menyimpulkannya. ”Kita masih telusuri jika ada sepeda motor yang dibeli dari hasil tindak kejahatan,” ungkapnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat ketika berkendara harus tetap membawa surat-surat kendaraanya. Selain itu, bagi masyarakat yang akan beraktifitas di luar harus tetap mematuhi protokol Covid-19. ”Mari kita sama-sama menekan penyebaran Covid-19,” imbaunya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks