alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Minyak Jaran Peresak Sakra, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Lawan Korona

PANDEMI Covid-19 membuat banyak inovasi yang dilakukan warga. Terutama untuk menjaga dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Seperti rajin berolahraga, mengkonsumsi madu alami, obat herbal, istirahat cukup, hingga berjemur dibawah matahari pagi.

Nah, salah satu obat herbal yang kesohor ada di Desa Peresak, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Di sana, ada obat herbal tradisional Minyak Jaran.

Kepala Desa Peresak Muhamad Tahnuji menuturkan, Minyak Jaran adalah obat herbal dari Desa Peresak yang resepnya turun-temurun dari generasi ke generasi. Minyak ini kata dia diolah dari bahan alami tradisional. Yakni dari kulit pohon tertentu yang dicampur jahe dan rempah-rempah tradisional. Dinamakan Minyak Jaran lantaran bahan-bahan alami tersebut memang diolah bersama lemak kuda pilihan. Hasil akhir olahan ini berupa minyak yang dikemas secara tradisional dan higienis. Sehingga menjadi obat herbal tradisional yang bagi warga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Polres Sumbawa Ingatkan Warga, Pekan Depan Tidak Pakai Masker Didenda

“Khasiat Minyak Jaran banyak sekali. Antara lain menyembuhkan sakit pinggang, meningkatkan imun tubuh, termasuk membangkitkan hubungan suami-istri,” kata Tahnuji.

Warga Desa Peresak sendiri rata-rata mengonsumsi obat herbal tradisional ini.

“Alhamdulillah, tidak ada masyarakat kami yang terkena Korona,” katanya penuh syukur.

Dia menuturkan, obat herbal ini diproduksi satu sepakan. Menyesuaikan dengan pesanan dan permintaan. Dalam satu botol ukuran 60 milliliter, dihargakan Rp 35 ribu. Sementara botol ukuran 210 milliliter dijual Rp 125 ribu.

“Sementara ini obat tradisional Minyak Jaran kami pajang di etalase BUMDesa saja. Belum kami pasarkan secara luas,” ungkapnya.

Camat Sakra Ahmad Subhan yang sedang berkunjung ke Desa Peresak memberi dukungan pada Pemdes Peresak untuk mengembangkan dan memasarka Minyak Jaran. “Ini adalah salah satu potensi UMKM yang ada di Desa Peresak,” katanya.

Baca Juga :  Lagu Kampung Sehat NTB Libatkan Armand Maulana Hingga Hedy Yunus

Dia sendiri memang rutin menyambangi desa-desa selepas pulang jam kantor. Tujuannya untuk memastikan potensi UMKM di setiap desa dapat dikembangkan maksimal. Kata Ahmad, ada tiga poin yang harus dipegang oleh setiap pelaku usaha untuk mencapai kesuksesan. Di antaranya kesiapan modal, manajemen dan media yang terkait dengan promosi dan pemasaran. (kus/r6)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/