alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Gedor BPN Lobar, Demonstran Bertahan Tujuh Jam

GIRI MENANG-Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (Alarm) kembali melakukan aksi ke Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) Lombok Barat, Senin (6/6/2022). Massa menyampaikan aspirasi terhadap penguasaan lahan di Dusun Pengawisan, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong.

Demonstran melakukan aksi sekitar tujuh jam. Mereka tetap bertahan di Kantor BPN hingga sore hari demi bisa bertemu Kepala BPN Lobar. Sayang, warga tidak bisa bertemu Kepala BPN.

Lalu Hizzi selaku korlap aksi mengatakan, massa hanya ingin mendapatkan penjelasan terkait belum dilakukannya penelitian data fisik dan data yuridis lahan di Pengawisan tersebut. Padahal, itu merupakan perintah Kepala Kanwil BPN NTB.

“Dari awal kami minta ketemu kepala BPN (Lobar), ingin tahu jawaban kenapa dia tidak melaksanakan perintah kepala Kanwil BPN NTB,” katanya.

Baca Juga :  Solusi Ketahanan Pangan, HBK Kawal Penuh Pembangunan DAM Mujur

Di poin 1, kepala BPN NTB secara tegas memerintahkan untuk dilakukan penelitian data fisik dan data yuridis serta administrasi lahan tersebut. Hizzi mengaku, perintah tersebut terbit tanggal 27 Oktober 2020. “Sampai hari ini belum dilaksanakan. Itu sebabnya kami tunggu,” tambah Hizzi.

Perlu diketahui, lahan itu dulunya milik Pemkab Lobar. Namun saat ini dalam penguasaan PT Reskanayatama setelah melalui mekanisme ruislag atau tukar guling dengan pemerintah daerah.

Tetapi versi demonstran, masyarakat sudah punya kekuatan hukum memiliki lahan tersebut. Sebab, sudah dikuasai masyarakat secara turun temurun sejak tahun 1959.

“Karena kalau berbicara role, apalagi yang sekarang dua tahun tidak ada progres, maka tanah itu seharusnya kembali kepada rakyat,” sambung Hizzi.

Baca Juga :  Pulang Kampung, Warga Diminta Tak Kembali ke Jakarta

Pantauan di lapangan, massa baru bubar pada pukul 16.48. Mereka bersedia meninggalkan kantor BPN setelah ditemui salah satu pejabat BPN Lobar.

Kasie Pertanahan Wawan menerangkan, kepala BPN sedang ada di luar daerah. Tetapi, semua aspirasi dari massa aksi akan disampaikan kepada pimpinannya.

“Akan saya laporkan semua dan nanti dijadwalkan untuk bertemu pimpinan,” katanya sambil berlalu. (cr-bib/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/