alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Lingkungan Pandansalas Terapkan Awik-Awik Anti Narkoba

MATARAM-Koramil 1606-01 dan Polsek Cakranegara bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram bersinergi membentuk kampung bersih dari narkoba (Bersinar). Lingkungan Pandansalas, Mayura, Mataram menjadi sasaran mereka.

”Masyarakat disini memiliki tekad yang kuat untuk melawan peredaran narkoba di Lingkungannya. Saya apresiasi dan dukung penuh keinginan warga,” kata Danramil Cakranegara 1606-01 Cakranegara Kapten Inf Asep Okinawa usai gotong royong bersama masyarakat Pandansalas, kemarin (6/3).

Masyarakat Pandansalas telah membuat awik-awik (aturan adat, Red)  yang khusus mengatur larangan peredaran narkoba di wilayah Lingkungannya. Hal ini, perlu dibentuk oleh Lingkungan lain  di Kota Mataram agar peredaran gelap narkoba dapat ditekan. ”Kita upayakan terus mendorong lingkungan lain membuat awik-awik mengenai narkoba,” ucapnya.

Menurutnya, narkoba seperti perang tanpa bentuk. Hal itu dapat menghancurkan generasi bangsa. ”Kita harus terus bersinergi melawan narkoba,” tegasnya.

Kapolsek Cakranegara AKP Zaky Maghfur mengatakan, narkoba menjadi musuh bersama. Jangan sampai warga  Pandansalas rusak gara-gara narkoba. ”Kita harus tetap menjaga sinergitas ini. Awiq-awiq yang sudah terbentuk harus dijalankan,” kata Zaky.

Dia meminta kepada masyarakat untuk mengedepankan tindakan preventif. Agar, tidak ada gejolak. ”Kondusifitas harus tetap dijaga,” pesannya.

BNN Kota Mataram AKBP Ivanto Aritonang mengatakan, pihaknya mendukung upaya masyarakat Pandansalas melawan peredaran narkoba. Masyarakat jangan takut untuk melawan narkoba. ”Kita semua harus memiliki komitmen yang sama untuk memberantas narkoba,” kata Ivanto

BNN juga memberikan ruang untuk melakukan rehabilitasi bagi pengguna. Masyarakat yang ingin menjalankan rehabilitasi dipersilakan datang ke kantor BNN. ”Semua gratis tanpa biaya,” ungkapnya.

”Saya, kamu, dan kita semua tolak narkoba,” tutupnya.

Lurah Mayura I Made Suarta mengapresiasi inisiatif warga Pandansalas untuk membentuk awiq-awiq larangan peredaran narkoba. Dia melihat adanya peredaran narkoba saat ini sudah meresahkan masyarakat. ”Perang melawan narkoba harus bersama. Tidak bisa berjalan sendiri,” kata Suarta

Tentunya, sebagai perwakilan pemerintah Kota Mataram, dia akan mensuport program kegiatan masyarakat Pandansalas. Agar, masyarakat tidak lagi menjual atau mengkonsumsi narkoba. ”Kita akan buatkan tempat usaha untuk pengelolaan ikan diwilayah Lingkungan Pandansalas,” ungkapnya.

Dia berharap, peredaran narkoba di wilayah Mataram, khususnya Kelurahan Mayura dapat ditekan. Sehingga, generasi pemuda ke depannya lebih baik lagi. (arl/r2) 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks