alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Cek Progres Sirkuit Mandalika, Dorna Tidak Bicarakan Jadwal Race

LOMBOK TENGAH-Dorna Sport mengecek langsung progress pembangunan sirkuit Mandalika yang akan menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia. Pembangunan sirkuit sudah 70 persen dan bakal rampung Juli 2021 ini. Namun, masih terlalu dini bagi Dorna untuk memastikan jadwal pasti MotoGP Mandalika. Meski begitu, event Superbike sudah dipastikan digelar November tahun ini.

Pengecekan progress Sirkuit Mandalika dilakukan langsung Managing Director Dorna Sport Carlos Ezpaleta. Selain sirkuit, dia juga mengecek kesiapan sejumlah hotel dan fasilitas penunjang lain di Bandara Internasional Lombok.

Ditanya media soal kepastian perhelatan MotoGP yang sebelumnya disebut bakal dihelat Oktober 2021, sembari berjalan menikmati keindahan Pantai Kuta, Carlos menekankan masih terlalu dini untuk bicara jadwal race untuk MotoGP Mandalika. “Saya tidak bisa menyampaikan sekarang. Kita lihat saja,” katanya.

Yang pasti, dia menegaskan, progres pembangunan sarana dan prasarana pendukung Sirkuit Mandalika sudah sangat bagus. Dan dia menegaskan, Indonesia sudah pasti akan menjadi lokasi balapan MotoGP.

Selebihnya, putra mahkota dari CEO Dorna Sport Carmelo Ezpaleta itu tidak banyak bicara. Kedatangannya di KEK Mandalika didampingi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Mendampingi mereka antara lain Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal dan dan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Menerima mereka di antaranya Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer dan manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA), anak usaha ITDC yang menjadi penyelenggara MotoGP Mandalika.

Dari data ITDC dan MGPA, progres pengaspalan lapis pertama sirkuit Mandalika sudah rampung. Saat ini, sirkuit sedang proses pengaspalan lapis kedua yang dijadwalkan selesai April ini. Pengaspalan tersebut dan seluruh prosesnya sama seperti sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi; sirkuit Sepang, Malaysia; dan sirkuit Fiorano, Italia. Pengaspalan lapis ketiga yang menjadi lapisan teratas akan tuntas Mei mendatang.

Di tempat yang sama, Gubernur NTB Zulkieflimansyah juga tidak berani memastikan balapan motor paling akbar sejagat itu digelar tahun ini. Kecuali, Superbike yang sudah dipastikan digelar November mendatang.

“Kalau MotoGP, silakan tanyakan yang punya gawe (Dorna),” kata Zul, sembari berjalan menikmati Pantai Kuta.

Meski begitu, yang terpenting, kata Gubernur Zul, MotoGP diselenggarakan di sirkuit Mandalika, bukan di tempat lain. “Kalau saya menginginkan, bila perlu besok (MotoGP) digelar,” katanya.

Sementara itu, Ketua IMI Bambang Soesatyo mengatakan, menjadi sebuah kehormatan yang luar biasa bagi Indonesia, jika MotoGP dan Superbike digelar sesuai jadwal. Akan memiliki banyak keuntungan atau multiplier effect. Baik dari sisi ekonomi, pariwisata hingga country branding.

“Selain itu, akan meningkatkan gairah olahraga motor dan memotivasi pembalap muda Indonesia berlaga di kompetisi dunia seperti MotoGP,” kata politisi Partai Golkar tersebut.

Pembangunan KEK Mandalika ini juga, menurut Bambang diprediksikan mampu menarik investasi hingg Rp 40 triliun. Kemudian membuka lapangan kerja hingga 2025, sedikitnya 587 ribu orang.

“Kebangkitan industri olahraga secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” kata Bambang. (dss/kus/r6)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks