alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Ambisi Bill Gates Kuasai Vaksin Korona, Biayanya Capai Rp 150 Triliun

JAKARTA–Miliarder Bill Gates melihat cara untuk membuat dunia bisa diimunisasi atau mendapatkan akses vaksin Covid-19. Itu termasuk memastikan bahwa daerah miskin bisa mengakses.

Gates kini fokus untuk memberikan dana kepada beberapa kandidat vaksin untuk  memastikan kapasitas produksi siap meskipun vaksin belum terbukti berhasil.

The Bill & Melinda Gates Foundation juga membantu negara-negara berpenghasilan rendah dengan USD 100 juta melalui program yang  dipimpin oleh Gavi sebuah organisasi nirlaba dan Aliansi Vaksin.

Co-founder Microsoft Corp itu menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas untuk memperluas akses vaksin Covid-19. Menurutnya hal itu adalah kunci untuk menghentikan pandemi dan memulai kembali ekonomi dunia.

“Ada rencana untuk memiliki banyak pabrik di Asia, beberapa pabrik di Amerika, beberapa pabrik di Eropa, dan jika kita dapat menghasilkan lebih dari 1 hingga 2 miliar dosis per tahun,” kata Gates, Rabu seperti dilansir dari Bloomberg, Minggu (7/6).

Selama ini akses terhadap vaksin menjadi  masalah yang terjadi di negara-negara miskin. Padahal pandemi ini telah mengganggu imunisasi rutin global. Hal ini menempatkan jutaan anak dalam risiko penyakit seperti difteri, campak dan polio. Yayasan Gates yang berbasis di Seattle juga berkomitmen menyediakan USD 1,6 miliar untuk memperluas vaksin standar ini.

Sejumlah kelompok seperti CEPI, Gavi dan Organisasi Kesehatan Dunia memimpin upaya untuk mencoba mengamankan dan menyebarkan vaksin Covid-18 secara adil di seluruh dunia.

AstraZeneca Plc, produsen  obat asal Inggris bersama University of Oxfordtengah menjalin komunikasi dengan kelompok-kelompok tersebut terkait alokasi dan distribusi vaksi di masa mendatang.

Sejumlah farmasi seperti Moderna Inc., Johnson & Johnson, Merck & Co. dan Sanofi kini tengah melakukan pengujian vaksin. Disinilah Gavi melakukan investasi untuk memastikan penyediaan vaksin di masa depan agar terjangkau dan terdistribusi dengan baik.

Pada akhirnya, investasi yang dibutuhkan untuk vaksin ini sedikitnya USD 10 miliar atau setara Rp 150 triliun. “Mengimunisasi dunia dapat menelan biaya puluhan miliar Dolar,” kata CEO Gavi Seth Berkley.

 

Perkiraan Harga Vaksin

Bill Gates memprediksi biaya beberapa vaksin Covid-19 dapat berkisar mulai dari sekitar USD 4 per dosis atau Rp 60 ribu hingga berpotensi USD 15 atau setara Rp 225 ribu per dosis. Gates mengatakan dalam briefing.

“Sekitar delapan pendekatan vaksin eksperimental, kami pikir cukup menjanjikan dan dapat diskalakan jika berhasil,” kata Gates.(JPG)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Cegah Korona, Pasar Burung Cakranegara Kekurangan Tempat Cuci Tangan

   Kalau protokol kesehatan sudah diberlakukan di hotel, restoran, pusat pertokoan dan perkantoran, tidak demikian dengan di pasar. Penerapan protokol kesehatan di pasar diakui Lurah Cakranegara Barat I Wayan Swira masih kedodoran

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks