alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Berlomba Temukan Vaksin Korona : Oxford Siap Produksi Satu Miliar Dosis

Ratusan calon vaksin untuk memerangi virus SARS-CoV-2 terus bermunculan dari berbagai penjuru dunia. Beberapa sudah menunjukkan hasil yang menjanjikan di uji klinis. Ada juga sejumlah negara yang diam-diam mulai menyiapkan produksi vaksin secara masal.

—————————————————

 

WORLD Health Organization (WHO) merekap, terdapat 133 vaksin yang sedang dikembangkan di dunia. Di Eropa, ada 56 lembaga yang sedang meneliti zat penangkal Covid-19. Selain itu, 54 proyek vaksin sedang dikebut di Amerika Utara. Wilayah dengan penelitian terbanyak ketiga adalah Asia Pasifik dengan 25 proyek.

Dari wilayah tersebut, AS menjadi negara paling antusias. Negara pimpinan Presiden Donald Trump itu memiliki 42 proyek vaksin. Salah satunya vaksin yang sedang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Moderna. Vaksin mRNA itu mencatat rapor hijau di fase pertama pengujian terhadap manusia. ”Kami berharap bisa memproduksi jutaan dosis vaksin pada awal 2021,” ujar Anthony Fauci, salah satu anggota satgas Covid-19 AS, kepada CNN.

Angka pengembangan vaksin Covid-19 memang sudah mencapai tiga digit. Namun, banyak peserta dalam perlombaan medis itu yang diperkirakan gugur di tengah jalan. Sampai saat ini, baru 10 vaksin yang sudah masuk tahap uji klinis. Lainnya masih menjalani uji praklinis.

Langkah lembaga yang sudah memiliki senyawa yang berpotensi menjadi vaksin malah semakin cepat. Beberapa sudah bekerja sama dengan perusahaan farmasi untuk menyiapkan produksi. Jika terbukti efektif, produksi langsung digenjot.

Salah satu yang sudah berancang-ancang adalah Universitas Oxford. Tim dari Inggris itu sudah bekerja sama dengan AstraZeneca PLC untuk membuat satu miliar dosis siap edar. Mereka bahkan berencana memulai produksi sebelum uji klinis untuk mencuri start.

Pekan lalu mereka juga menggandeng raksasa industri vaksin asal India, Serum Institute of India (SII). SII ditunjuk sebagai produsen vaksin untuk negara miskin dan berkembang. Perusahaan milik keluarga itu memang terkenal sebagai penyedia vaksin terjangkau untuk kaum tak mampu. ”Kami punya kemampuan untuk mendongkrak produksi dalam waktu cepat. Kalau perlu, kami hentikan dulu produksi vaksin lain,” ujar Chief Executive SII Adar Poonawalla kepada The Wall Street Journal.

Sampai saat ini, vaksin ChAdOx1 nCoV-19 menunjukkan hasil yang menjanjikan. Vaksin yang menggunakan adenovirus, virus yang biasa menyebabkan flu, berhasil mencegah pemilik virus terkena pneumonia. Namun, vaksin itu tak bisa mencegah virus untuk menginfeksi tubuh pasien atau orang lain.

Teknologi yang sama digunakan oleh CanSino Biologics untuk menciptakan vaksin Ad5-nCoV. Namun, teknologi vaksin tersebut termasuk baru dan belum teruji dalam penggunaan masal.

Pakar juga mengingatkan bahwa vaksin-vaksin yang dikembangkan tak akan bekerja secara ideal. Kalaupun terbukti efektif, imunitas yang diciptakan tak akan bertahan lama. ”Ketika kita melihat virus korona umum, imunitas yang bisa diciptakan di tubuh hanya akan bertahan tiga bulan sampai satu tahun,” ungkapnya. (bil/c11/oni/JPG/r6)

Negara yang Mengembangkan Vaksin Korona

 

AMERIKA SERIKAT 42 Proyek Vaksin

CHINA 19 Proyek Vaksin

KANADA  12 Proyek Vaksin

INGGRIS  11 Proyek Vaksin

RUSIA  10 Proyek Vaksin

INDIA  7 Proyek Vaksin

JERMAN  7 Proyek Vaksin

JEPANG  5 Proyek Vaksin

PRANCIS  5 Proyek Vaksin

SPANYOL  5 Proyek Vaksin

THAILAND  4 Proyek Vaksin

AUSTRALIA  4 Proyek Vaksin

ITALIA  4 Proyek Vaksin

BELGIA  4 Proyek Vaksin

KOREA SELATAN  3 Proyek Vaksin

ISRAEL  3 Proyek Vaksin

DENMARK   3 Proyek Vaksin

BELANDA  2 Proyek Vaksin

BRASIL  2 Proyek Vaksin

SWISS  2 Proyek Vaksin

SINGAPURA  1 Proyek Vaksin

VIETNAM  1 Proyek Vaksin

HONGKONG  1 Proyek Vaksin

TAIWAN  1 Proyek Vaksin

KAZAKHSTAN  1 Proyek Vaksin

RUMANIA  1 Proyek Vaksin

SLOVAKIA  1 Proyek Vaksin

AUSTRIA  1 Proyek Vaksin

FINLANDIA  1 Proyek Vaksin

SWEDIA  1 Proyek Vaksin

Sumber: CNBC

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks