alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Dilantik Sebagai Kapolda NTB, Selamat Bertugas Irjen Pol M Iqbal!

MATARAM-Irjen Pol Mohammad Iqbal resmi menggantikan Irjen Pol Tomsi Tohir menjadi Kapolda NTB. Itu setelah, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menggelar sertijab melalui konferensi video, kemarin (8/5).

Sertijab dilakukan secara terpisah. Irjen Pol Tomsi Tohir melakukan Sertijab di Ruang Rupatama Polda NTB. Sedangkan sertijab terhadap Iqbal dilakukan di Rupatama Mabes Polri. Hal itu dilakukan sebagai bentuk physical distancing di tengah pandemi Covid-19.

Meski secara terpisah, prosesi pelantikan dan Sertijab itu berjalan lancar. Kapolri memberikan pesan khusus kepada para pejabat baru dan lama dilingkup Polri. ”Kapolri berpesan pejabat baru diminta menyesuaikan diri dan membantu pemerintah menangani Covid-19,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, kemarin (8/5).

Kapolri juga berpesan, pergantian pimpinan lingkup Polri sebagai bagian dari pembinaan karir. Serta penyegaran organisasi. ”Setiap anggota memiliki kesempatan yang sama. Selama memiliki kemampuan dan loyalitas terhadap organisasi,” bebernya.

Artanto belum mengetahui kapan Iqbal bakal memulai bertugas di Polda NTB. Karena, masih dalam proses kepengurusan administrasi. ”Kita masih menunggu kabar dari Mabes Polri terkait jadwal kedatangan beliau,” kata dia.

Bagi pejabat kepolisian yang menunaikan tugas di wilayah, akan mendapatkan penerbangan khusus. Guna menunjang kinerjanya. ”Kalau pesawat tidak perlu repot sudah disediakan,” bebernya.

Saat tiba di NTB nanti, Jenderal bintang dua itu tidak akan masuk menjadi ODP. Karena, sebelum terbang ke NTB kondisi kesehatannya sudah dicek oleh petugas Covid-19. ”Kalau mau menjalankan tugas dinas, Kapolda harus menjalani rapid tes terlebih dahulu. Dia sudah mengantongi kartu yang menyatakan dirinya sehat. Atau kartu Health alert card-nya sudah dikantongi,” ungkapnya.

Hal itu sesuai dengan SOP Pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Tanpa ada kartu itu, Kapolda tidak diperkenankan datang ke NTB. ”Yang pasti, saat tiba di NTB Kapolda NTB sudah steril dari Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, pisah sambut tetap diadakan. Tetapi, harus berdasarkan SOP penanganan Covid-19. ”Orangnya kemungkinan terbatas. Acaranya tidak seperti biasanya,” bebernya.

Diketahui, Irjen Pol Mohammad Iqbal sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Humas Polri. Sedangkan Tomsi di mutasi menjadi staf ahli Kapolri bidang Sosial Politik.

Sebagai pengenalan, Iqbal merupakan jenderal lulusan akpol 1991. Latar belakang kepolisiannya di bidang Lalu Lintas.

Jenderal kelahiran Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) itu mengawali karir kepolisian di Polresta Banjarmasin. Selanjutnya, menjabat sebagai Kapolres Gresik, Kapolres Sidoarjo, Kapolres Jakarta Utara, dan Kapolrestabes Surabaya.

Pada saat berpangkat bintang satu, polisi kelahiran 4 Juli 1970 itu memulai karirnya sebagai Karopenmas Divhumas dan Wakapolda Jawa Timur. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks