alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Rp 61 Miliar untuk Gempur Korona di Desa-desa di NTB

MATARAM–Hingga akhir Mei 2021, sedikitnya sudah Rp 61 miliar Dana Desa di NTB digunakan untuk menggempur Covid-19. Total seluruh anggaran tersebut dibelanjakan oleh 1005 desa di delapan kabupaten di Bumi Gora. Dana ini di luar bantuan lansung tunai untuk masyarakat yang hidupnya terdampak pandemi.

“Hingga akhir Mei penyaluran Dana Desa untuk seluruh NTB sudah Rp 421,419 miliar. Sebanyak Rp 61,49 miliar di antaranya untuk penanganan Covid-19,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB H Ashari di Mataram, kemarin (7/6).

Dia mengatakan, julah tertinggi ada di Lombok Timur. Di Gumi Patuh Karya total Rp 17,35 miliar Dana Desa yang digunakan untuk Covid-19. Total Lotim memiliki 239 desa. Dan pencairan Dana Desa di kabupaten ini telah mencapai 122,923 miliar.

Setelah Lombok Timur, posisi kedua ada di Lombok Tengah. Di Gumi Tatas Tuhu Trasna, total telah dibelanjakan dana Rp 15,971 miliar untuk penanganan Covid-19. Di sini total ada 127 desa. Disusul kemudian di Bima dengan 191 desa yang membelanjakan Rp 7,285 miliar. Lalu kemudian Sumbawa dengan 6,296 miliar untuk dibelanjakan di 157 desa.

Berikutnya lalu Dompu dengan Rp 4,427 miliar untuk 72 desa, Lombok Utara Rp 3,866 miliar untuk 43 desa, Sumbawa Barat Rp 3,158 miliar untuk 57 desa dan Lombok Barat Rp 2,46 miliar untuk 119 desa.

Dana ini kata Ashari digunakan untuk membiayai PPMK Mikro yang sudah diberlakukan di NTB semenjak Maret 2021 hingga kini. Selain itu juga digunakan untuk pembelian masker dan juga keperluan penanganan pasien Covid-19 seperti isolasi mandiri di desa. Termasuk juga untuk kepentingan sterilisasi perkampungan penduduk dengan penyemprotan cairan disinfektan.

Di luar belanja untuk Covid-19 ini, terdapat pula Bantuan Langsung Tunai atau BLT yang diberikan untuk masyarakat tidak mampu yang terdampak pandemi. Total hingga akhir Mei, sebanyak Rp 69,631 miliar Dana Desa telah dicairkan untuk pemberian BLT bagi masyarakat tidak mampu yang terdampak pandemi tersebut.

Total kata Ashari, tahun ini, NTB mendapat alokasi Dana Desa sebesar Rp 1,747 triliun untuk 1.005 desa yang tersebar di delapan kabupaten dan 117 kecamatan. Sebanyak delapan persen dari total Dana Desa yang diterima tiap desa wajib dianggarkan untuk belanja langsung penanganan Covid-19. (jpg0

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks