alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

1608 Jabatan Struktural di Kementerian Agama Dipangkas

JAKARTA–Kementerian Agama (Kemenag) sedang gencar membangun reformasi birokrasi. Diantaranya upayanya adalah mempertegas larangan menerima gratifikasi untuk seluruh aparaturnya. Selain itu juga memangkas seribu lebih jabatan struktural atau eselon.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan mereka sudah memiliki komitmen pengendalian gratifikasi. Menurutnya pengendalian itu penting untuk terus dilaksanakan. ’’Di dalam regulasi yang baru, pegawai wajib menolak gratifikasi ilegal,’’ katanya Rabu (8/7).

Dia menjelaskan gratifikasi ilegal yaitu pemberian yang berhubungan dengan jabatan. Kemudian berlawanan dengan kewajiban atau tugas aparatur. Dia menjelaskan gratifikasi ada yang wajib dilaporkan dan tidak wajib dilaporkan. Kemenag menilai upaya menolak gratifikasi adalah bagian dari penegahan korupsi. ’’Tidak korupsi semestinya hadir bukan hanya pada perbuatan. Melainkan sejak dari pikiran kita,’’ paparnya.

Untuk mewujudkan reformasi birokrasi, Kemenag juga menerapkan perampingan birokrasi. Menag Fachrul Razi mengatakan usulan perampingan birokrasi mereka sudah dilayangkan ke Kementerian PAN-RB. Total ada 1.608 jabatan eselon atau struktural yang dihapus dan dialihkan ke jabatan fungsional.

Perinciannya adalah ada 409 jabatan eselon di kantor Kemenag pusat yang diusulkan dihapus. Kemudian di tingkat kantor wilayah (kanwil) ada 266 jabatan yang dihapus. Lalu di perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKN) ada 933 jabatan diusulkan dihapus.

Menindaklanjuti usulan penghapusan itu, Fachrul mengatakan jajarannya sudah menyiapkan sejumlah program. Diantaranya adalah membuat peraturan terkait pengalihan dari jabatan struktural ke fungsional. Kemudian penataan struktur baru, penyesuaian bidang kerja, penghitungan ulang nilai dan kelas jabatan, serta pembuatan peta jabatan.

Sebelumnya Kementerian PAN-RB memberikan deadline perampingan birokrasi di Kemenag hingga 30 Juni. Sasaran pengeprasan jabatan itu ada di eselon III dan IV. Saat ini Kemenag memiliki 7.843 jabatan struktural atau eselon III dan IV. Mereka tersebar di kantor pusat dan unit Kemenag di daerah. (wan/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks