alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Ayo! Upacara Serentak 17 Agustus, Berdiri Sempurna Pukul 10.17 Pagi

JAKARTA–Perayaan HUT ke-75 kemerdekaan RI memang urung dilaksanakan besar-besaran akibat pandemi. Namun, bukan berarti perayaannya tidak bisa meriah. Sejumlah event pengganti sedang disiapkan. Masyarakat Juga kembali diingatkan untuk terlibat dalam upacara bendera serentak di seluruh tanah air.

Upacara bendera serentak itu dilakukan dengan berdiri di tempatnya dengan sikap sempurna selama tiga menit. Saat bendera merah putih akan dikibarkan di halaman Istana Negara. ’’Waktunya pukul 10.17 WIB,’’ terang Kepala Sekretariat presiden Heru Budi Hartono di kantor presiden kemarin (6/8). Pada menit itulah paskibraka di Istana setiap tahunnya meneriakkan frasa, ’’bendera siap!’’ di depan tiang di halaman istana.

Masyarakat yang tinggal di wilayah dengan waktu berbeda bisa menyesuaikan diri. Mereka bisa berdiri pukul 11.17 WITA atau 12.17 WIT. Kewajibanikut upacara juga berlaku bagi WNI yang tinggal di luar negeri. Hanya saja, tidak untuk semua negara. Hanya WNI yang tinggal di negara-negara yang beda waktunya tidak jauh dengan Indonesia yang diwajibkan ikut. Misalnya yang berbeda 2, 3, 4, atau 5 jam.

Masyarakat di Indonesia akan dibantu untuk menandai waktu keikutsertaan dalam upacara serentak. Pemda akan menempatkan semua kendaraan yang menggunakan sirene di banyak titik strategis. ’’Sehingga pada pukul 10.17 WIB, mereka (warga) bisa mendengarkan sirene yang disiapkan pemerintah daerah,’’ lanjut Heru. Pemberitahuan akan dimulai saat pembacaan naskah proklamasi pukul 10.04 dan puncaknya berupa bunyi sirene pukul 10.17.

Pengecualian keikutsertaan berlaku bagi mereka yang sedang dalam kondisi darurat. Misalnya orang di dalam kendaraan yang sedang melaju di tol atau jalur cepat. Mereka tidak mungkin langsung menepi untuk ikut upacara, karena akan membahayakan diri dan orang lain.

Upacara serentak itu dilakukan lantaran upacara di Istana Merdeka dilaksanakan dengan format baru. Hanya petugas upacara saja yang hadir di istana. Ditambah perwakilan masing-masing 5 orang dari 4 sekolah TNI-Polri sebagai peserta upacara. Undangan tetap disebar dan akan mengikuti upacara secara virtual.

Sementara itu, Kementerian Parekraf menggelar lomba virtual untuk memeriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Lombanya masih terkait dengan keikutsertaan masyarakat dalam upacara serentak pukul 10.17. ’’Silakan itu nanti direkam,’’ terang Sekretaris Menteri Parekraf Ni Wayan Giri Adnyani. Panduannya ada di website hutri75.kemenparekraf.go.id.

Video berdurasi maksimal 3 menit itu akan diminta diunggah ke 3 media sosial. Baik YouTube, Facebook, dan Instagram. Kemudian tautannya dikirim ke kementerian parekraf melalui website. ’’Jangan lupa hadiahnya. Total kalau dinilai itu Rp 1 miliar,’’ lanjut Giri. Lomba tersbeut juga memperebutkan piala presiden.

Sementara, Kementerian BUMN menggelar lomba desain masker. Pemenangnya berhak atas hadoiah senilai Rp 50 juta. Nanti desain itu akan digunakan dalam produksi masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang memerlukan. (byu/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks