alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

Satgas Covid-19 Sosialisasi Kampanye Ingat Pesan Ibu Kepada Anak Muda

JAKARTA–Satgas Covid-19 menyatakan, medium paling popular untuk menyebarkan informasi protokol kesehatan dan pentingnya mencegah penyebaran Covid-19 adalah media sosial (medsos). Selain medsos ada pula televisi serta aplikasi perpesanan Whatsapp.

Namun demikian, ajakan kepada anak muda agar mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 tidak cukup hanya memanfaatkan platform daring seperti medsos. Selain harus turun ke lapangan, diperlukan strategi komunikasi yang selaras dengan kultur pergaualan mereka.

Anggota Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, pihaknya bersama sejumlah pihak berusaha menggandeng pemuda dengan cara terjun langsung ke berbagai daerah di Indonesia. Fokus sosialisasi tak lain seputar Ingat Pesan Ibu agar memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M).

“Kami terus ajak anak muda agar menjadi agen perubahan. Kami berkomunikasi juga menggunakan bahasa daerah setempat agar lebih mengena. Influencer yang kami gandeng juga berasal dari daerah setempat,” ucapnya dalam diskusi virtual KataData bertajuk Siapa Bilang Muda Kebal Covid, Jumat (9/10/2020).

Sosialisasi efektif kepada anak muda terbilang penting mengingat kelompok inilah yang mendominasi kasus positif Covid-19 di Tanah Air. Banyak dari mereka yang sebetulnya sudah mengetahui protokol kesehatan selama pandemic Covid-19, yaitu 3M. Tapi cenderung enggan melaksanakan dengan benar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) diketahui, sekitar 15 – 20 persen masyarakat usia 17 – 45 tahun bahkan merasa tidak akan terinfeksi virus corona. Kenyataannya, sebagian besar positif Covid-19 justru berusia muda, yakni rentang usia 19 – 45 tahun sebanyak 55 persen (data per 5 Oktober 2020).

Keyakinan bahwa anak muda takkan terinfeksi Covid-19 menjadi penyebab terbesar lantaran ini membuat mereka abai terhadap protokol kesehatan. Hal lain ialah kalangan muda lebih sering keluar rumah untuk berbagai keperluan.

Pengusaha muda Irvanda Mulyaningsih mengutarakan bahwa sebetulnya anak muda bukan tidak Ingat Pesan Ibu. Justru mereka tahu tetapi belum benar-benar paham risiko atau akibat jika mengabaikan protokol kesehatan 3M.

“Banyak sebetulnya anak muda yang sudah menggunakan masker, tetapi belum secara benar. Alasan mereka malas menggunakan masker, biasanya karena lama-lama merasa sesak napas. Atau, orang tua muda membiarkan anak-anaknya main tanpa mengenakan masker,” kata Irvanda.

Padahal, menurut Dewi Nur Aisyah, apabila masyarakat menerapkan 3M secara disiplin maka risiko tertular virus corona bisa ditekan hingga 99 persen. Supaya Ingat Pesan Ibu lebih efektif, perlu juga dipahami cara menggunakan, melepaskan, serta kemampuan filtrasi masker.

“Abai terhadap protokol kesehatan akibatnya sangat fatal apalagi jika kemudian anak muda ini menjadi carrier dan menulari kelompok masyarakat yang lebih tua. Maka, kita harus ajak pemuda agar menjadi generasi peduli,” imbuhnya. (r2)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Masukkan Program Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah

Program-program yang dicetuskan pasangan nomor urut 1, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) selalu bikin takjub. Salah satunya, memasukkan Mitigasi Bencana dalam kurikulum sekolah.

Industri Kreatif, Solusi Muda Hadirkan Lapangan Kerja

Debat publik putaran ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram telah selesai digelar. Pasangan HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda tampil maksimal dalam debat pamungkas.

Percepat Pemulihan Ekonomi, HARUM Prioritaskan Penggunaan Produk Lokal

Pandemi Covid 19 telah membuat perekonomian di Kota Mataram melambat. Sejumlah sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Mataram mengalami penurunan cukup signifikan.

Kampus Kemungkinan Dibuka Pertengahan Januari

Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada semester genap tersebut, perkuliahan akan menerapkan hybrid learning. Yaitu, kombinasi antara tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Lagi Kader PDIP Ditangkap KPK, Kali ini Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo, Kamis (3/12). Tim penindakan KPK mengamankan Kader PDI Perjuangantersebut  sekitar pukul 13.00 WIB.

Survei Indikator, Pathul-Nursiah Unggul di Pilbup Loteng

Hasil survei Indikator sejak 25-29 November lalu menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah unggul telak dengan perolehan 45,9 persen. Terpaut jauh dari pasangan di posisi kedua.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks