alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

Kabaharkam Polri Tinjau Perkembangan Sirkuit MotoGP Mandalika

LOMBOK TENGAH-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika diyakini akan menjadi salah satu pemantik kebangkitan ekonomi Indonesia. Jika tak ada aral melintang, tahun depan KEK Mandalika akan menjadi tuan rumah balapan motor paling akbar di dunia, MotoGP.

Kemarin, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto melihat langsung progress pengerjaan sirkuit Mandalika. Kabaharkam didampingi Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad iqbal, dan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

“Beberapa waktu lalu memang sempat ada kendala. Tapi sekarang tinggal menyisakan lima persen saja,” kata Komjen Agus usai mendapat penjelasan soal progress pembangunan sirkuit.

Kendala yang dimaksudkannya teresbut terkait dengan sengketa lahan yang yang saat ini sedang diselesaikan Indonesia tourism development corporation (ITDC) sebagai pengelola KEK Mandalika dan pemerintah daerah. Antara lain lahan yang berstatus enclave dan berstatus klaim sepihak dari warga.

Kabaharkam pun meminta warga lingkar KEK Mandalika, warga Lombok, dan NTB memberikan dukungan penuh untuk pembangunan investasi di KEK Mandalika. Caranya adalah dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lebih jauh Komjen Agus menjelaskan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada seluruh sektor kehidupan. “Karena itu, KEK Mandalika inilah harapan kita,” katanya.

Managing Director The Mandalika I Wayan Karioka yang menyambut kedatangan Kabaharkam dan rombongan memaparkan progress pembangunan sirkuit. Karioka menjelaskan, saat ini, sedang dalam tahap pembangunan lapis pondasi bawah. Sudah hampir rampung karena sudah 95 persen. Setelah itu disiapkan pondasi atas sebelum sirkuit kemudian diaspal.

Dia menjelaskan, proses pengaspalan sudah akan dimulai pada Januari secara bertahap. Seluruh fasilitas MotoGP kemudian ditargetkan rampung pada pertengahan 2021.

Rencananya, pada Juni, Dorna Sport sebagai penyelenggara MotoGP akan datang langsung melakukan pengecekan kondisi sirkuit. Sekaligus pula mempersiapkan uji coba sirkuit.

Pada kesempatan yang sama, Karioka juga menjelaskan bahwa Dorna Sport telah memperpanjang masa kontrak MotoGP sirkuit Mandalika, dari lima tahun menjadi 10 tahun. Kepercayaan itu menjadi kebanggaan Indonesia. Itu karena, sirkuit Mandalika menjadi satu-satunya sirkuit dunia yang dibangun di areal objek pariwisata. Tidak ada di negara lain. Kecuali di Indonesia.

“Terkait sisa masalah lahan lima persen, kami pastikan dalam waktu dekat ini selesai,” kata Karioka. Dia memastikan, ITDC tetap mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Caranya memberikan pemahaman dan pengertian kepada pemilik lahan, bahwa ketentuan harga lahan bukan dari ITDC, atau pemerintah. Melainkan tim appraisal. Kemudian bagi yang mengklaim, dipersilakan menempuh jalur hukum.

Karioka menekankan, yang tidak kalah pentingnya, warga harus berpikir jangka panjang. Ke depan keberadaan sirkuit dan investasi lain di KEK Mandalika akan memberikan multiplier effect. Di antaranya, menciptakan peluang pekerjaan baru, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga, dan peluang usaha-usaha baru.

 

Panen Raya

 

Dari Mandalika, Kabarhakam melanjutkan kunjungan ke salah satu Kampung Sehat di Lombok Timur yakni Desa Kembang Kuning. Kabaharkam menilai desa di Kecamatan Sikur ini sebagai kampung tangguh. “Ini luar biasa,” kata Kabaharkam kepada Lombok Post.

Dalam kunjungan yang didampingi Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal itu, Agus mengikuti kegiatan panen raya ikan dan padi. Dalam kesempatan yang sama, jenderal polisi bintang tiga itu juga menyambangi BUMDes Kembang Kuning.

Menurutnya, apa yang disaksikan secara langsung merupakan wujud dari kampung tangguh nusantara yang dicanangkan Polri dan TNI. Kata Agus, Kapolri bersama Panglima TNI telah memerintahkan secara langsung kepada jajaran Kapolda di seluruh provinsi untuk melaksanakan program kampung tangguh. “Pak Kapolda NTB sudah menjalankan perintah ini dengan baik,” terangnya.

Seperti apa yang ia saksikan secara langsung, Agus berharap, dengan ketangguhan yang dibangun, kampung sehat Kembang Kuning menjadi percontohan nasional. “Mudah-mudahan ini akan menjadi percontohan secara nasional. Bahwa masyarakatnya menjadi investor secara langsung untuk membangun dan mengembangkan ketangguhan di desanya,” ujarnya.

Bersama rombongan, Kabarhakam Polri tiba di desa kampung sehat terbaik Lotim pada sekitar pukul 15.21 Wita. Dalam kunjungan tersebut, Sekda Lotim HM Taofik Juaini, Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio dan Dandim 16/15 Lotim Letkol Inf Agus Prihanto Donny beserta jajaran turut menyambut.

Sepanjang kunjungan tersebut, Kades Kembang Kuning HL Sujian menjelaskan ketangguhan desanya. Ia menerangkan, dalam memperkuat keberadaan Bumdes yang selama ini sebagai penopang ketahanan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19, pihaknya mesti memperluas jaringan. Tidak hanya memperkuat produksi, tapi juga memastikan hasil produksi ludes terbeli.

Upaya tersebut ia lakukan dengan membuat Peraturan Desa tentang kerjasama antar desa dan Bumdes. Kata Sujian, kerjasama antar desa dan Bumdes yang dikuatkan Perdes itu sudah terjalin dengan Desa Jurit dan Tete Batu induk. Tak cukup dengan itu, di luar naungan Perdes, kerjasama dengan beberapa pelaku UMKM di beberapa desa telah ia bangun. “Dengan kerjasama ini, uang akan berputar di desa saja. Dengan begitu ekonomi masyarakat otomatis akan semakin maju,” terangnya.

Sujian meyakini, semakin kuat Bumdes, semakin tangguh desanya menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan tak hanya pandemi, semua bencana akan mampu dihadapi secara mandiri, apalagi dibantu dengan keterlibatan aktif masyarakat.

Berbicara mengenai kekuatan Kembang Kuning, tahun ini ia menanggarkan DD sebesar Rp 100 juta untuk Bumdes. Kata Sujian, Bumdes yang sudah berjalan dengan baik tidak perlu lagi disokong biaya besar dari DD. Karena tabungan warga di Bumdes sudah mencapai Rp 600 juta. Angka tersebut jauh lebih banyak dibanding uang total uang desa di Bumdes sebesar Rp 380 juta. “Secara kesuluruhan, aset Bumdes saat ini mencapai Rp 2,3 miliar,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sujian juga menerangkan jika selama pandemi Covid-19,  tidak ada satu pun warganya yang terpapar virus korona. Semua itu tak terlepas dari peran aktif gugus tugas penanganan Covid-19 Lotim, Polres, dan Kodim 16/15 Lotim.

Sekda Lotim HM Juaini Taofik optimis, Desa Kembang Kuning bakal meraih juara pada lomba kampung sehat. Menurutnya, keunggulan Kembang Kuning adalah menerapkan prinsip penanganan Covid-19 dengan baik. Yakni disiplin menutup pariwisata yang menjadi modal utama ekonomi masyarakatnya. Dan saat dibuka, hal itu sama sekali tidak menjadi hambatan bagi tamu-tamu mancanegara untuk kembali berkunjung. “Terbukti, begitu buka, langsung ada tamunya,” jelas Taofik.

Selain itu, Taofik juga mengapresiasi ketahanan pangan desa yang bertumpu pada kekuatan Bumdesnya.  (dss/tih/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Masukkan Program Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah

Program-program yang dicetuskan pasangan nomor urut 1, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) selalu bikin takjub. Salah satunya, memasukkan Mitigasi Bencana dalam kurikulum sekolah.

Industri Kreatif, Solusi Muda Hadirkan Lapangan Kerja

Debat publik putaran ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram telah selesai digelar. Pasangan HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda tampil maksimal dalam debat pamungkas.

Percepat Pemulihan Ekonomi, HARUM Prioritaskan Penggunaan Produk Lokal

Pandemi Covid 19 telah membuat perekonomian di Kota Mataram melambat. Sejumlah sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Mataram mengalami penurunan cukup signifikan.

Kampus Kemungkinan Dibuka Pertengahan Januari

Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada semester genap tersebut, perkuliahan akan menerapkan hybrid learning. Yaitu, kombinasi antara tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Lagi Kader PDIP Ditangkap KPK, Kali ini Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo, Kamis (3/12). Tim penindakan KPK mengamankan Kader PDI Perjuangantersebut  sekitar pukul 13.00 WIB.

Survei Indikator, Pathul-Nursiah Unggul di Pilbup Loteng

Hasil survei Indikator sejak 25-29 November lalu menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah unggul telak dengan perolehan 45,9 persen. Terpaut jauh dari pasangan di posisi kedua.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks