alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Dukung Pariwisata Mandalika, DLU Operasikan Kapal Rute Surabaya-Lombok

MASYARAKAT kini memiliki banyak pilihan bepergian naik kapal dari Surabaya ke Lombok atau sebaliknya. PT Dharma Lautan Utama (DLU) mengoperasikan KM Kirana VII yang melayani rute pelayaran Surabaya-Lombok. Kapal anyar itu sengaja diluncurkan untuk mendukung pariwisata di kawasan wisata Mandalika.

Dirut PT DLU Erwin Poedjono menegaskan perusahaannya turut mendukung pengembangan wisata di NTB. Tidak saja untuk memuat barang. KM Kirana VII juga didesain untuk melayani wisatawan.

’’Kami ingin mengakomodasi para wisatawan yang bepergian ke Lombok. Desain kapal dirancang menyesuaikan angkutan wisata,” kata Erwin setelah menyambut kedatangan KM Kirana VII yang melakukan pelayaran perdana, Jumat (7/1).

Menurut Erwin, kapal akan beroperasi setiap hari. Angkutan tersebut menghubungkan Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Lembar. ”Selain wisata, kami berharap keberadaan kapal bisa mendorong perekonomian masyarakat,” tambah Erwin.

Baca Juga :  Seniman Lokal Bakal Ikut Meriahkan Panggung Hiburan di Event MotoGP

KM Kirana VII memiliki panjang 73 meter dan lebar 15 meter. Kapasitas angkutnya mencapai 600 orang. Kapal yang diproduksi PT Adi Luhung itu mampu mengangkut 200 kendaraan.

Owner PT DLU Bambang Haryo menambahkan bahwa ada banyak event yang akan digelar di NTB. Keberadaan kapal diharapkan mendukung mobilitas masyarakat dari luar pulau yang ingin berpartisipasi di ajang MotoGP.

Menurut Bambang, tidak hanya fasilitas yang mendukung pariwisata. Kapal juga memilih rute yang menarik untuk rekreasi. ’’Jadi, kapal ini melewati laut yang menyajikan keindahan pantainya,” kata Bambang.

Saat ini kawasan wisata Mandalika di Lombok memang sedang digandrungi wisatawan. Ajang MotoGP dipastikan bakal mendorong masuknya wisatawan. PT Pelindo regional III mencatat ada sembilan kapal pesiar yang berencana singgah di Lombok.

Baca Juga :  Dukung MotoGP, Bandara Lombok Diguyur Rp 1,5 Triliun

Kapal-kapal itu datang dari luar negeri. Rata-rata mengangkut 1.500–2.000 penumpang. Selain turis asing, daerah wisata juga didatangi berbagai komunitas lokal. (JPG)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/