alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN, sebagai sekolah kedinasan paling favorit, tahun ini tidak membuka dahulu lowongan mahasiswa baru.

Merujuk surat Menteri PAN-RB Tajhjo Kumolo, pengumuman pendaftaran direncanakan dibuka mulai 1 Juni. Kemudian pendaftaran secara online dilaksanakan pada 8-23 Juni. Lalu pelaksanakan seleksi kompetensi dasar (SKD) digelar pada Juli. Terkait pelaksanaan seleksi lanjutan, diserahkan kepada masing-masing sekolah kedinasan.

Setelah PKN-STAN memutuskan tidak membuka pendaftaran mahasiswa baru, otomatis pilihan sekolah kedinasan berkurang. Tinggal sekolah kedinasan yang ada di Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pusat Statistik, Badan Intelejen Negara, BMKG, serta di Badan Siber dan Sandi Negara.

Kepala Biro Humas BKN Paryono mengatakan tidak bergabungnya PKN-STAN dalam seleksi sekolah kedinasan tahun ini murni kewenangan instansi masing-masing. Seperti diketahui PKN-STAN adalah perguruan tinggi di bawah Kementerian Keuangan.

Paryono menuturkan dalam seleksi CPNS baru, termasuk dari jalur sekolah kedinasan, BKN bertugas memfasilitasi pendaftaran dan pelaksanaan ujian. BKN nantinya akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait pelaksanaan ujian yang sesuai dengan protokol kesehatan.

’’Misalnya sudah reda dan dinyatakan boleh (menggelar ujian, Red) maka akan dilaksanakan ujian,’’ tuturnya kemarin (8/5). Namun tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Misalnya kapasitas CAT dibatasi menjadi setengah dari kapasitas normal. Kemudian peserta wajib menggunakan masker, disiapkan hand sanitizer, atau pengecekan suhu badan. Dia menjelaskan BKN sampai sekarang belum mendapatkan kuota resmi CPNS baru dari jalur sekolah kedinasan.

Sementara itu Direktur PKN-STAN Rahmadi Purwanto menyampaikan sejumlah pertimbangan sampai akhirnya diputuskan mereka tidak membuka pendaftaran mahasiswa baru. Diantaranya adalah perkiraan pelaksanaan seleksi dalam bentuk tes umum tidak bisa dilaksanakan secara efektif di tengah wabah Covid-19. Sebab selama ini rata-rata jumlah peserta ujian seleksi PKN-STAN mencapai 130 ribu peserta. Kondisi tersebut tentu tidak maksimal.

Pertimbangan berikutnya adalah saat ini sedang dilakukan restrukturisasi dan pengkajian kebutuhan pegawai Kemenkeu dari lulusan PKN-STAN atau sumber-sumber lainnya. Selain itu saat ini juga sedang dilakukan penataan ulang sistem dan tata kelola pendidikan pendidikan kedinasan PKN-STAN. ’’Termasuk di dalamnya penataan program studi dan kurikulum yang menekankan pada relevansi lulusan di masa depan,’’ pungkasnya. (wan/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks