alexametrics
Selasa, 4 Agustus 2020
Selasa, 4 Agustus 2020

Tak Mampu Bayar THR, Pengusaha Wajib Buka Laporan Keuangan

JAKARTA–Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa tunjangan hari raya (THR) wajib dibayarkan. Bagi pengusaha yang mengalami kesulitan ekonomi karena pandemi Covid-19, disarankan untuk berdialog dengan pekerjanya mengenai cara pembayaran THR tersebut.

Ida menjelaskan, THR merupakan pendapatan non upah yang harus diberikan pengusaha pada pekerja. Hal ini sesuai dengan amanat dari Peraturan Pemerintah (PP0 nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan. ”Jadi ini kewajiban yang harus dibayar oleh pengusaha pada pekerja,” tegasnya, kemarin (8/5).

Namun di sisi lain, Ida memahami terkait kondisi sejumlah pengusaha yang mengalami kesulitan di tengah pandemi ini. ”Ada banyak pertanyaan, bagaiman kalau kondisi pengusaha gak mampu membayar?,” lanjutnya. Solusianya, kata dia, harus didialogkan secara terbuka antara pengusaha dan pekerja. Jika memang pengusaha mengali kesulitan ekonomi, maka pengusaha wajib membuka secara transparan kondisi keuangannya.

”Didialogkan. Mencari jalan bersama bagaimana mengatasi pembayaran THR ini. Apakah dilakukan bertahap, kalau ditunda sampai kapan, caranya bagaimana itu dibicarakan,” papar politisi PKB tersebut.

Ketika sudah disepakati bersama, maka pengusaha harus melapor ke dinas Ketenagakerjaan di wilayah masing-masing. Tidak sampai di sana, saat pengusaha lalai dan tidak memenuhi kewajibannya tersebut maka akan terancam denda. ”Secara administrasi ada dendanya,”ungkapnya.

Di lain pihak, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta agar pengusaha yang terlambat membayarkan THR kepada buruh dikenai denda. Yakni, 5 persen dari total THR  yang harus dibayar, sejak berakhirnya batas waktu kewajiban Pengusaha untuk membayar THR tersebut. Ketentuan ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2005 tentang Pengupahan

”Pengenaan denda ini tentu tidak menghilangkan kewajiban Pengusaha untuk tetap membayar THR kepada buruh,” ujar Said.

Menurutnay, dalam aturan tersebut juga secara jelas disebutkan bahwa THR wajib dibayarkan paling lambat 7  hari sebelum hari raya keagamaan. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, Iqbal menegaskan, bahwa anjuran Menaker mengenai THR menyalahi ketentuan PP No 78 Tahun 2015. ”Aturannya sudah sangat jelas. Tidak boleh ditunda atau dicicil. Terlebih lagi tidak dibayarkan 100 persen,” tegasnya.

Dengan kata lain surat edaran Menaker soal THR tersebut batal demi hukum dan harus diabaikan. Karena memperbolehkan THR dicicil. Untuk itu, Minggu depan KSPI berencana mengajukan gugatan terhadap surat edaran Menaker ke PTUN Jakarta.KSPI juga menyerukan kepada kaum buruh untuk meminta agar perusahaan membayar penuh THR secara penuh. Tidak ditunda atau dicicil. Apalagi tidak dibayarkan.”Prinsipnya hak harus diberikan. Tidak boleh diotak-atik,” tandasnya. (mia/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Data Penerima JPS Mataram Tahap Dua Masih Bermasalah

Penyaluran Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kota Mataram bermasalah. Beberapa warga pemegang kartu JPS Kota Mataram kabarnya tidak menerima paket sembako pada tahap kedua.

Dikes Mataram: Yakinlah, Covid-19 Ini Nyata Adanya!

Distorsi (penyimpangan) informasi Covid-19, menjadi hambatan serius dalam sosialisasi pencegahan penularan virus Korona. Terutama di Kota Mataram, yang angka kasus terkonfirmasi positifnya, masih tinggi.

Pansus DPRD : Harusnya Mataram Zona Hijau!

Di awal pandemi Covid-19, rasa was-was dan ketakutan menyelimuti masyarakat Kota Mataram. Kini, warga diharapkan tenang dan enjoy meski berada di tengah wabah Covid-19. Dengan catatan, tetap menerapkan protokoler Covid-19.

Pilwali Mataram, Selly-Manan Libatkan Penyandang Disabilitas

Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (Selly-Manan) terus bergerak menarik simpati masyarakat. Mereka melibatkan para penyandang disabilitas dalam tim pemenangannya di Pilkada Kota Mataram tahun ini.

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Lolos SKB, Peserta CPNS Wajib Daftar Ulang, Terakhir 7 Agustus

Panitia seleksi nasional (panselnas) CPNS 2019 sudah memutuskan melanjutkan tahapan rekrutmen. Bagi pelamar yang dinyatakan lulus ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB), wajib daftar ulang. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan daftar ulang dilakukan 1-7 Agutus.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

H Mohan Roliskana Gagas Nama Jalan HL Mudjitahid di Mataram

“Siapapun dia yang mengenal sosok Mamik Mudji pastilah sepakat, bahwa beliau adalah orang tua yang baik, selalu memberi nasehat, memotivasi, menginspirasi kita dan mengajarkan kita tentang semangat untuk selalui menjaga silaturahmi,” ujar Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana kemarin
Enable Notifications.    Ok No thanks