alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Dua Provinsi menyumbang kasus terbanyak yakni Jawa Barat dan Jawa Timur. Untuk pertama kalinya dalam dua pekan terakhir, Jawa Barat mengalahkan Jawa Timur yang memuncaki klasemen penyumbang kasus terbanyak dengan 962 kasus baru.

Meski demikian, Jawa Timur masih memberikan sumbangan yang besar, yakni 517 kasus baru. “Pertambahan cukup tinggi di Jawa Barat. Namun disaat yang sama juga dilaporkan 27 orang sembuh. Jawa Timur 517 kasus baru namun juga dengan 263 sembuh. DKI Jakarta 284 orang kasus baru dengan 221 orang sembuh,” jelas Jubir Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto Kamis (9/7)

Dari analisa epidemologis, sebuah klaster penularan baru tercipta di Kawasan Pusat Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Dareat di Bandung, Jawa Barat. Klaster ini, kata Yuri sudah dipantau sejak 29 Juni 2020. Sejak saat itu, klaster ini sudah menyumbangkan lebih dari 1.000 kasus konfirmasi positif.

“Adapun dari hasil penyelidikan epidemiologi tersebut didapatkan sebanyak 1.262 kasus positif Covid-19 yang terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih yang ada di sana,” jelas Yuri.

Meski demikian, dari total jumlah tersebut, hanya 17 orang yang kini berada dalam perawatan intensif di rumah sakit (RS) Dustira Cimahi, dengan keluhan seperti demam, batuk dan sesak nafas. Sementara sisanya dinyatakan dengan keluhan ringan sampai tidak ada keluhan samasekali.

“17 orang dirawat di rumah sakit  karena ada keluhan, meskipun dalam derajat keluhan ringan,” jelas Yuri.

Sisa para PDP yang tanpa keluhan tersebut kini tengah menjalani karantina ketat di wilayah kompleks pendidikan Secapa Bandung. Tidak ada yang boleh keluar atau masuk kompleks tersebut. “Seluruh komplek pendidikan Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat di Bandung kita lakukan isolasi. Kita lakukan karantina. Dan kemudian kita larang untuk adanya pergerakan orang, baik masuk ke dalam komplek, ataupun keluar dari komplek,” jelas  Yuri.

Yuri meyakinkan, bahwa upaya  karantina wilayah dan isolasi para peserta didik dan tenaga pelatih diawasi secara ketat dengan pantauan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan khususnya dari unsur kesehatan Kodam 3 Siliwangi setiap hari.

Oleh sebab itu, Kodam 3 Siliwangi memastikan tidak akan terjadi penularan hingga keluar komplek dan diharapkan masyarakat sekitar tidak perlu khawatir, khususnya bagi keluarga dari para peserta karantina. Sementara ini, petugas setempat juga melakukan pengetesan dan tracing pada penduduk yang tinggal di sekitar kompleks.

“Kami mohon masyarakat untuk tenang, tidak perlu panik. Karena ini sudah ditangani secara professional, sesuai dengan standard Internasional,” jelasnya.

Yuri yang juga menjabat sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI meminta agar keluarga para peserta didik dapat memahami dan memaklumi kondisi yang sedang terjadi.

Meskipun dalam proses karantina dan isolasi, para pihak keluarga masih dapat melakukan komunikasi menggunakan gawai maupun perangkat komunikasi elektronik lainnya. “Keluarga masih tetap bisa melaksanakan kontak komunikasi menggunakan telepon, atau sarana media yang lain, dengan keluarganya yang saat ini kita karantina,” jelas Yuri.

Dengan bertambahnya kasus tersebut, kini jumlah kasus nasional berada di angka 70.736 Diimbangi pasien sembuh yang cukup banyak yakni 1.066 orang menjadi 32.651 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 3.417 dengan penambahan 58 orang.

Sementara itu, terkait dengan penelitian bahwa Virus penyebab Covid-19 bisa menular lewat udara, Indonesia sudah berkomunikasi dnegan WHO. Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, WHO sudah berkomunikasi dengan para ilmuwan secara intensif.

’’Riset tentang penularan melalui udara memang terus berkembang, namun buktinya belum definitif,’’ terangnya di kantor presiden kemarin. Bukti-bukti penularan melalui udara masih harus terus dikumpulkan dan diinterpretasikan. WHO terus mendorong penelitian mengenai itu, dan berkolaborasi dengan banyak pakar dari berbagai bidang.

Lebih lanjut, temuan virus di udara selama lebih dari tiga jam tidak tidak merefleksikan kondisi klinis bahwa Covid-19 bisa menular lewat udara. ’’Karena itu WHO masih menyatakan bahwa penularan Covid-19 itu melalui droplet,’’ lanjut Wiku. (tau/byu/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks