alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Italia Mengisolasi Diri Bagaimana Nasib Para WNI?

JAKARTA—Sementara itu, langkah Italia menutup negaranya mendapat respons dari Kemlu. Menlu Retno Marsudi menuturkan, begitu pemerintah italia memutuskan lock down, pihaknya langsung berkomunikasi dengan Dubes RI di Roma. Dubes diminta memetakan kembali WNI yang ada di Italia.

            ’’Biasanya pemetaannya adalah, sekali lagi berapa update jumlah WNI di Italia, sebarannya di mana,’’ terangnya di kompleks istana kepresidenan Bogor kemarin. selain itu, KBRI Roma diminta lebih intens berkomunikasi dengan para WNI di negara tersebut.

            Pemetaan menjadi penting, agar apabila dalam beberapa waktu ke depan pemerintah Indonesia mengambil kebijakan terkait para WNI tersebut, seluruhnya sudah siap. untuk saat ini, pemerintah akan terus memantau potensi dampak lock down tersebut terhadap WNI di Italia.

            Di saat bersamaan, pemerintah juga masih intens berkomunikasi dengan otoritas di San Fransisco dan Los Angeles, Amerika Serikat. terkait dnegan keberadaan 57 WNI yang menjadi ABK di kapal pesiar Grand Princess. ’’Konjen kita yang ada di San Fransisco juga sudah melakukan komunikasi dengan wakil ABK di kapal,’’ tambahnya.

            Di sisi lain, jumlah kasus positif korona di Arab Saudi terus bertambah. Data sampai kemarin (10/3) kasus positif korona di sana mencapai 20 orang. Pemerintah setempat mengidentifikasi pusat penyebarannya ada di Kota Qatif. Kota tersebut ada sisi timur negara Saudi. Jauh dari Makkah yang berada di sisi barat negara Saudi.

            Imbas dari meningkatnya jumlah kasus korona itu, pemerintah Saudi memberlakukan karantina untuk Kota Qatif. Kondisi ini dibenarkan oleh Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. Namun sampai tadi malam Agus tidak menjelaskan jumlah WNI yang berada di kota basis Syiah tersebut.

            KBRI di Riyadh kemarin mengeluarkan himbauan terkait perkembangan terkini kasus korona di Saudi. Dalam himbauan tersebut dirinci sebaran kasus korona di Saudi. Perinciannya adalah 14 orang dirawat di RS di kota Qatif. Kemudian satu orang dirawat di Riyadh. Selanjutnya ada empat orang di rawat di kota RS di provinsi timur dan satu orang di rawat di RS di Makkah.

            Dengan kondisi itu, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi memberlakukan beberapa kebijakan. Diantaranya adalah menutup sementara jalur masuk dan keluar dari wilayah Qatif. Kemudian mengizinkan penduduk Qatif untuk kembali ke rumah masing-masing.

            Selain itu Arab Saudi juga menghentinkan perjalanan warga Saudi dan ekspatriat ke negara-negara Persatuan Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Lebanon, Suriah, dan Korea Selatan. Kemudian Mesir, Italia, Irak, Oman, Turki, Prancis, Jerman, dan Spanyol. KBRI di Riyadh mengimbau WNI di Saudi untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke kota Makkah, Madinah, dan Qatif. (lum/lyn/wan/byu/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks