alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Virus Korona, 22 Orang di NTB Dalam Pemantauan Khusus

PASIEN suspect Korona berinisial RO, 71 tahun yang kabur dari RSUD menjalani isolasi di rumahnya.

”Kami memantau setiap hari, sudah tidak panas, obat-obatan kita berikan, kita jadikan ODP,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi di kantor gubernur NTB, Senin  (9/3).

Orang Dalam Pemantauan (ODP) merupakan pemantauan terhadap WNI maupun WNA yang datang dari negara terkena wabah virus Korona. Kondisi mereka harus dipantau selama 14 hari sekali pun tidak sakit.

Dalam kasus pasien RO, dr Eka menjelaskan, kondisinya harus dimaklumi sebab dia merupakan lansia. Ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi sikapnya. ”Dia sudah dimasukkan ke ruang isolasi IGD, pemeriksaan sudah selesai semua, tinggal pengambilan swab,” kata Eka.

Sesuai standar operasional prosedur (SOP), pengambilan sampel swab harus dilakukan di dalam ruangan isolasi. Tidak boleh dilakukan di luar atau ruang isolasi IGD. ”Tinggal itu (pengambilan sampel) yang belum dikerjakan,” katanya.

Dia berharap, warga tidak panik terhadap isu itu. Dinas Kesehatan NTB telah melakukan tindakan-tindakan untuk menangani pasien. ”Hingga saat ini tidak ada pasien yang positif Korona di NTB,” tegasnya.

Dinas Kesehatan NTB memastikan, tujuh warga suspect Korona yang diisolasi di RSUD negatif Korona. ”Hasil uji laboratorium menyatakan negatif semuanya,” tegas Eka.

Ketujuh orang itu termasuk warga negara India, NF, 35 tahun dan balita asal China yang diisolasi beberapa hari lalu. ”Yang dinyatakan negatif kita keluarkan dari rumah sakit,” katanya.

Eka menambahkan, secara keseluruhan, Pemprov NTB telah memantau 107 orang dengan status ODP. Termasuk di dalamnya para mahasiswa yang pulang dari China beberapa waktu lalu.

Tapi 85 orang sudah bebas dari pemantauan dan dinyatakan negatif virus Korona. ”Sekarang kita masih memantau 22 orang sisanya,” katanya.

Ke-22 orang itu dipantau di Graha Mandalika RSUD NTB dan sebagian di rumah. Mereka dipantau karena pulang dari beberapa negara yang terdampak virus Korona, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. ”Pokonya negara-negara yang terdampak,” katanya.

Mereka yang berstatus ODP dalam kondisi sehat. ”Makanya kita bolehkan pemantauan di rumah karena dia sehat, tidak sakit,” katanya.

Demikian pula dengan orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), setelah diisolasi tidak ada yang positif Korona. ”Hanya tujuh orang PDP dan negatif semua,” tegasnya lagi.

Terpisah, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) NTB H Ali Fikri membenarkan, pasien RO merupakan jamaah umrah asal Kota Mataram. ”Dia berangkat umrah melalui PT Tajak Ramadhan, kantornya tidak di NTB,” katanya.

Harusnya agen perjalanan bertanggung jawab atas kesehatan jamaah sampai dia pulang. Tapi karena kantor agen travel tidak di NTB, pihaknya kesulitan melakukan kontrol. ”Kalau ada kantor cabang di sini, sampai dia ke rumahnya masih kita pantau,” katanya. (ili/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)
Enable Notifications    Ok No thanks