alexametrics
Minggu, 19 September 2021
Minggu, 19 September 2021

Warga Mataram Diminta Tetap Waspada, Waspada Covid Varian Mu!

MATARAM-Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana meminta warganya ekstra waspada. Terutama dengan munculnya virus Covid-19 varian Mu di sejumlah negara. Apalagi, varian baru ini konon kebal terhadap vaksin.

“Kita harus tetap waspada. Meskipun varian Mu belum masuk ke Indonesia, tetapi varian ini sudah menjadi atensi pemerintah untuk dilakukan langkah antisipasi,” kata Mohan, kemarin.

Dia meminta masyarakat harus tetap mengikuti skenario pencegahan penyebaran Covid-19 dengan disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) melalui gerakan 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Target 70 persen vaksinasi harus segera tercapai. Sehingga terbentuk  herd immunity atau kekebalan kelompok yang bisa menangkal berbagai virus,” tutur orang nomor satu Kota Mataram ini.

Sejauh ini, kata dia, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk semua kalangan hampir tidak ada kendala. Dia menyebutkan, untuk fasilitas layanan vaksinasi di Kota Mataram sudah mencukupi, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini tenaga kesehatan juga sangat siap. Begitu juga animo dan kesadaran masyarakat untuk vaksinasi sudah cukup baik.

“Jadi selama dosis vaksin tersedia, kita bisa memberikan layanan vaksinasi secara maksimal,” ujar pria berkacamata ini.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa menambahkan, masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 telah mencapai 65,80 persen dari target 70 persen.  Dia menuturkan, vaksinasi Covid-19 akan terus digencarkan di Kota Mataram untuk mencapai target. “Mudah-mudahan akhir September ini target vaksinasi kita sudah tercapai,” tutur Nyoman.

Dia mengatakan, target vaksinasi Covid-19 di Kota Mataram paling tinggi dibandingkan daerah lain. Itu tidak lepas dari animo masyarakat cukup tinggi untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

“Jika stok vaksin habis, kita langsung mengusulkan ke Dikes NTB,” tukasnya. (jay/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks