alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Polisi Telurusi Motif Penusukan Wiranto, Diduga Terkait JAD Bekasi

JAKARTA-Kelompok teroris Jamaah Ansharut Dulah (JAD) memang harus ditumpas hingga ke akarnya. Pelaku penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto, Sayhril Alamsyah telah dipastikan terafiliasi dengan kelompok JAD, khususnya Bekasi.

Penusukan terhadap Wiranto terjadi pukul 11.55. Saat Wiranto turun dari mobilnya, dua ajudannya telah berada di samping kiri dan kanan. Kapolsek Menes Kompol Dariyanto juga telah berada di samping Wiranto.

                Pelaku menyerobot masuk dari belakang mobil, lantas menusuk mantan Panglima TNI tersebut sebanyak dua kali. Semua orang di sekitarnya coba melindungi Wiranto. Pelaku lantas menyerang secara brutal, melukai tiga orang lain, yakni Kapolsek Menes Kompol Dariyanto, Staf Kemenkopolhukam Fuad Sauki dan seorang ajudan Danrem.

                Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, menkopolhukam terluka di bagian perut kiri. Terdapat dua luka karena tusukan tersebut. ”Kondisinya diharapkan stabil,” paparnya.

Lalu, untuk kapolsek mengalami luka di bagian punggung. Luka itu dialami saat mencoba menghalangi tusukan pelaku ke arah Wiranto. ”Makanya luka di punggung, menghalangi agar tidak tertusuk lagi,” jelasnya.

                Untuk dua korban lainnya, Dedi belum bisa mengkonfirmasi kepastiannya. Dedi menjelaskan bahwa pihaknya baru menerima informasi bahwa korbannya dua. ”Kalau korban lainnya, mungkin ada,” tuturnya.

                Pelaku penusukan setelah diamankan, langsung dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, diduga kuat terafiliasi dengan JAD Bekasi. Pelaku bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara, yang direkrut oleh Abu Zee, amir JAD Bekasi. ”Sudah kuat dugaannya ke JAD,” ungkapnya.

                Lalu, ada seorang perempuan yang berinisial FA yang juga diamankan. Dedi menuturkan bahwa FA ini beradai di dekat pelaku penusukan tersebut. ”Kemungkinan besar ada hubungan tertentu, entah keluarga atau bagaimana,” paparnya.

                Diketahui, Abu Zee sendiri telah tertangkap 8 Mei 2019 lalu, karena merencanakan aksi teror. Selain itu, Abu Zee diketahui juga sebagai penyandang dana kelompok tersebut. Informasi yang diterima koran ini, Abu Zee ini yang menikahkan Syahril Alamsyah dengan FA alias Fitri.

                Apakah masih ada anggota JAD yang masih membahayakan? Dedi menjelaskan bahwa Densus 88 Anti Teror bekerja keras untuk mendeteksi anggota kelompok tersebut. Sehingga, siapapun anggotanya yang masih terapapar paham terorisme akan diproses hukum. ”Tentu dideteksi terus,” jelasnya.

                Setelah dirawat di RSUD Pandeglang, Wiranto lantas dibawa ke Jakarta untuk dirawat di RSPAD. Setibanya Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Presiden Joko Widodo langsung memantau kondisinya. Usai bertemu Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Jokowi menemui Wiranto. Dia ditemani Kepala BIN Budi Gunawan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno, Mensos Agus Gumiwang, dan Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin.

                Usai menjenguk, Jokowi mengatakan Wiranto dirawat dalam kondisi stabil dan sadar. Namun, masih dalam perawatan tim dokter RSPAD. “Masih dalam penanganan oleh tim dokter di RSPAD dalam proses operasi,” ujarnya.

                Terkait penanganan kepada pelaku, Jokowi mengaku sudah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan yang didukung TNI untuk melakukan pengusutan. Bukan hanya sebatas pelaku, namun juga jaringan terorisme yang terkait aksi tersebut. “Jaringan ini harus dikejar dan dituntaskan, diselesaikan,” imbuhnya.

                Selain itu, untuk memaksimalkan keselamatan para pembantunya di kabinet, Jokowi akan meminta Kapolri untuk meningkatkan pengamanan. Mantan Walikota solo itu tidak merinci, namun dia menekankan harus lebih baik.

                Terakhir, kepada masyarakat Jokowi mengajak untuk terus memerangi radikalisme dan terorisme. “Hanya dengan upaya bersama, terorisme dan radikalisme bisa kita selesaikan dan berantas dari negara yang kita cintai,” tuturnya.

                Insiden penyerangan terhadap Wiranto sendiri diduga berkaitan dengan kelompok terorisme. Meskipun belum dipastikan lewat pemeriksaan mendalam, namun Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menegaskan siap mendampingi korban terkait pengungkapan jaringan tersebut.

Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto. Dia menjelaskan Wiranto dalam kondisi baik. ’’Insyallah dokter di sini sangat berpengalaman,’’ katanya. Wiranto dioperasi untuk proses penyembuhan.

Terkait dengan pengawasan atau pengawalam Menteri, JK mengatakan sudah ada prosedurnya. Pengawalan dilakukan oleh peronel kepolisian. Dia menuturkan kasus yang menimpa Wiranto benar-benar tidak disangka.

’’Ini (kasus, Red) pertama kali. Ada orang yang memang mencederai pejabat dengan tikaman,’’ jelas politisi senior Partai Golkar itu.

                Menurut JK kasus yang menimpa Wiranto jelas akan menjadi bahan evaluasi. Dia mengatakan bahwa di Indonesia kelompok radikal itu masih ada. Masih berkeliaran.

                Namun JK menuturkan kasus ini tidak memengaruhi pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. JK mendoakan supaya Wiranto selesai menjalani operasi bisa segera pulih kembali. JK menuturkan ketika dia menjenguk posisi Wiranto masih di kamar operasi. Dia meminta masyarakat ikut mendoakan penanganan medis Wiranto.

                Menteri Kominfo Rudiantara tidak mau berandai-andai bahwa pelaku penikaman ke Wiranto imbas dari kebebasan internet.

’’Saya tidak mau berspekulasi,’’ katanya usai mendampingi JK dalam proses topping off Gedung Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Jakarta. Dia menegaskan ada lembaga yang lebih berwenang dari pada Kementerian Kominfo untuk melakukan analisi kasus itu.

                Terkait dengan pengamanan dirinya selaku Menteri, Rudiantara menuturkan jika pengamanan terlalu ketat nanti dianggap tidak mau dekat dengan rakyat. Sebaliknya jika pengamanan terlalu longgar, terjadi kasus yang tidak diinginkan. Apakah dia lantas menjadi was-was, Rudiantara mengatakan yang pasti was-was adalah teman-teman ajudan. Dia menegaskan kasus penikaman itu adalah kasus yang tidak manusiawi.

                Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengutuk keras penyerangakan terhadap Wiranto di alin-alum Menes, Pandeglang itu. Menurut Zainut, apapun alasannya tindakan brutal seperti itu tidak bisa ditoleransi.

’’Ajaran agama manapun tidak membenarkan tindakan kekerasan, menebar ketakutan, dan mencelakai orang yang tidak berdosa. Apalagi sampai membunuh,’’ tuturnya.

                Zainut mengatakan MUI menduga pelaku kasus itu anggota dari jaringan terorisme yang masih beroperasi di Indonesia. Dugaan ini menyadarkan masyarakat bahwa Gerakan paham radikan dan terorisme masih aktif di Indonesia. Sehingga menuntut kewaspadaan bersama. MUI meminta polisi untuk mengusut kasus ini sampai tutas dan ditemukan motifnya.

                Kepala LPSK Hasto Atmodjo menjelaskan saat ini pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian dan menunggu ekspos hasil penyelidikan. “Kami masih menunggu ekspos apakah kasus penyerangan terhadap Menkopolhukam dikategorikan sebagai serangan terorisme,” terang Hasto kemarin (10/10).

                Dia menyayangkan penyerangan yang ternyata sampai menargetkan pejabat sehingga perlu diusut tuntas karena juga berbahaya bagi masyarakat biasa. Menurutnya, cara-cara kekerasan seharusnya tidak terjadi karena sudah ada hukum yang berlaku untuk menyelesaikan permasalahan. Dengan kekerasan itu sendiri justru akan menambah korban jiwa. (idr/far/wa/deb/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks