alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Satu Pasien Corona di Bali Meninggal, NTB Harus Lebih Waspada

MATARAM—Warga NTB kini semestinya lebih waspada. Seorang pasien positif Corona dinyatakan meninggal dunia di Bali. Ia merupakan pasien dengan nomor kasus 25 yang dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. Ia dinyatakan meninggal Rabu (11/3) pagi.

Seperti dilansir Radar Bali, pasien tersebut adalah seorang warga negara asing (WNA) berusia 53 tahun. Berdasar hasil penelusuran riwayat perjalanan oleh Pemprov Bali, WNA tersebut masuk ke Bali tanggal 29 Februari lalu.

Kemudian tanggal 3 Maret dia mulai sakit atau deman-demam. Oleh keluarganya, dalam hal ini suaminya diantarkan ke salah satu rumah sakit swasta.

Tetapi, suaminya sudah mengatakan bahwa istrinya ini memang sudah menderita beberapa penyakit. Hal ini memudahkan tim dokter untuk melakukan penanganan.

“Karena pasien ada demamnya, rumah sakit swasta yang menerima pertama itu sudah menerapkan protap penanganan corona Covid 19,” ungkap Sekda Bali Dewa Made Indra di Kantor Gubenur Bali, Rabu (11/3).

Setelah ditangani di rumah sakit swasta dari tanggal 3 sampai tanggal 8 Maret, belum menunjukkan tanda-tanda ke arah yang lebih sehat. Pasien kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah mulai tanggal 9 Maret.

Namun, pasien akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Rabu (11/3) pagi. “Tadi pagi pukul 02.45 Wita saya mendapatkan informasi dari

RSUP Sanglah bahwa salah satu pasien dalam pengawasan COVID-19 meninggal dunia,” sebut Dewa Made Indra.

Kasus ini harus membuat NTB yang memiliki kedekatan geografis dengan Bali lebih waspada. Terlebih mobilitas penduduk antar kedua wilayah ini cukup besar. Di NTB sendiri terdapat lebih dari 20 pasien dalam pengawasan khusus terkait dugaan corona. (JPG/r2)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks