alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Vaksin Buatan Indonesia Baru Diuji ke Manusia Tahun Depan

KEPALA Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko menjelaskan perkembangan riset vaksin Covid-19 mereka. Dia menuturkan saat ini sedang mengejar target pembuatan bibit vaksin. Jika lancar uji ke manusia bisa dimulai awal 2022 nanti.

Handoko menuturkan LIPI adalah salah satu dari enam lembaga yang menjalankan riset vaksin Merah-Putih dengan beragam platform atau basis. Pengembangan vaksin Covid-19 yang dijalankan LIPI berbasis protein rekombinan. Vaksin ini menggunakan bahan lokal. Keunggulan vaksin dengan banyak platform itu lebih fleksibel dan bisa mengantisipasi jika muncul strain baru atau hasil mutasi.

’’(Saat ini, Red) belum uji klinis. Teman-teman di LIPI masih melekat target mendapatkan sel klon yang sudah murni dan terseleksi,’’ katanya kemarin (11/4). Setelah itu baru masuk uji klinis pada hewan. Setelah sukses uji klinis ke hewan, baru uji klinis pertama sampai ketiga di manusia.

Baca Juga :  Seragam Satpam Akan Diubah Lagi Menjadi Warna Krem

Handoko menjelaskan LIPI menggandeng Biofarma untuk riset vaksin itu. Oleh Biofarma, LIPI ditargetkan menghasilkan bibit vaksin pada Juni mendatang. Bibit vaksin itu sudah dalam bentuk sel klon (cell clone) murni yang terseleksi. Dengan target itu, Biofarma sebagai mitra farmasi bisa memproduksi bibit vaksin sesuai standar untuk uji pra klinis maupun uji klinis.

Dia menjelaskan jika semuanya lancar, tim dari LIPI bersama mitra lainnya bisa menjalankan uji coba vaksin ke manusia awal tahun depan. Handoko menegaskan pembuatan vaksin memang tidak mudah. Ada tantangan tersendiri. Menurut dia Indonesia sejatinya belum terlatih dan belum memiliki kompetensi yang lengkap untuk mengembangkan vaksin. Sebab selama ini vaksin yang digunakan di Indonesia adalah impor. Kemudian dikemas ulang di Indonesia.

Baca Juga :  Bantu Pemerintah Atasi Pandemi, PNS Malaysia Potong Gaji

Handoko juga menyampaikan pesan kepada masyarakat supaya tidak khawatir mengikuti program vaksinasi Covid-19. ’’Sejauh dari data yang kita miliki, semua vaksin yang sudah dikembangkan dan telah mendapatkan persetujuan dari WHO  maupun BPOM itu aman. (wan/JPG/r6)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/