alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Wow, Batik Sasambo SMKN 5 Mataram Dijadikan Seragam Sekolah di Riyadh

MATARAM-Sempat meredup, industri batik Sasambo yang diproduksi SMKN 5 Mataram kini dilirik mata internasional. Salah satunya, Sekolah Indonesia Riyadh di Arab Saudi melirik batik ini sebagai salah satu seragam sekolah para guru mereka.

“Seluruh guru yang di Riyadh Arab Saudi menggunakan batik buatan dari SMKN 5 Mataram, kurang lebih 25 orang dan itu guru-guru yang pakai di Sekolah Indonesia Riyadh pada hari Kamis,” ujar Kepala Sekolah SMKN 5 Mataram H Istiqlal, Jumat (13/5/2022).

Dia menyebut, penggunaan pakai batik Sasambo di Sekolah Indonesia Riyadh sudah dilakukan sejak satu tahun lalu. Bahkan, akan ada negara lain yang juga tertarik menggunakan batik Sasambo sebagai pakaian khas untuk sekolah di luar negeri, seperti di Johor, Malaysia.

Baca Juga :  Rayakan Natal, Airlangga Minta Kader Berjuang Demi Rakyat

“Kemarin ada tawaran juga dari Johor Malaysia, mungkin kita akan kerja sama untuk melakukan pameran di Johor Malaysia, dan Sekolah Indonesia di Johor Malaysia,” tambahnya.

Menggeliatnya industri batik NTB, sambung Istiqlal, hingga dikenal ke luar negeri terus dilakukan promosi dari media sosial. Sehingga banyak tertarik dengan batik Sasambo NTB.

Selain itu, dari Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi melalui laman Instagramnya sangat mengapresiasi batik Sasambo sebagai salah satu pilihan inspirasi baju lebaran. Bersamaan dengan 2 SMK lainnya di Indonesia.

“Kain shibori dari SMKN 1 Jambi dan batik mercy dari SMKN 2 Ponorogo, serta batik Sasambo SMKN 5 Mataram. Kemudian batik Sasambo sudah diendorse oleh ketua Komnas HAM pada saat mengucapkan selamat hari raya lebaran kemarin,” terangnya.

Baca Juga :  Sambut Ramadan, Prokes Ketat dan Ketersediaan Pangan Aman

Kementerian Desa (Kemendes) RI, sambungnya, sudah membuat MoU dengan SMK Negeri 5 Mataram untuk membuat pelatihan batik di tingkat provinsi. Yakni Bali, NTB, NTT yang mana nanti masyarakat akan di latih untuk membatik.

“Jadi ini kan dapat membantu masyarakat desa terpencil untuk membatik. Karena potensinya bagus batik ini, termasuk di NTB,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tidak hanya memajukan batik Sasambo saja. Tetapi nanti setelah SMK 5 Mataram resmi menjadi BLUD (Badan Layanan Usaha Daerah), pihaknya juga akan memajukan semua jurusan yang di SMKN 5 Mataram.

“Sekarang kita juga sudah bekerjasama galeri 24 untuk produk-produk logam,” tandas Istiqlal. (ewi/r10)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/