alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Uji Klinis Vaksin Koron Butuh Waktu Enam Bulan

UJI klinis tahap 3 vaksin Covid-19 dimulai Selasa (11/8) di Bandung. Hasil kerja sama antara Biofarma dengan Sinovac, perusahan farmasi yang berbasis di Tiongkok. Uji coba perdana kepada 20 relawan itu dihadiri Presiden Joko Widodo. Sekaligus mengecek kesiapan Biofarma memproduksi vaksin dalam jumlah besar.

Dalam kunjungan ke Biofarma, tampak Presiden berkeliling dengan memakai perlengkapan laboratorium lengkap. Mulai dari jas, masker, topi, sarung tangan, hingga pembungkus kaki. Dirut Biofarma Honesti Basyir memandu Presiden yang kemarin didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menkes Terawan Agus Putranto, Seskab Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kemudian, Presiden beranjak ke Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Di mana uji klinis perdana dilakukan kepada 20 relawan. Uji klinis tahap akhir itu dilakukan kepada 1.620 relawan dan ditargetkan seluruh prosesnya tuntas pada Januari 2021. Termasuk di dalamnya otorisasi dari BPOM.

’’Tidak banyak negara atau lembaga penelitian yang sudah mencapai uji klinis hingga tahap ini,’’ terang Erick yang juga merupakan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Uji klinis tahap 1 dan 2 sudah dilakukan di Tiongkok. Sementara, tahap 3 dilakukan di negara-negara yang bekerja sama dengan Sinovac. BPOM sudah mengetahui perkembangan dan mendapatkan hasil uji klinis tahap 1 dan 2 itu. Nantinya akan dianalisis bersama hasil uji klinis tahap 3 sebelum diputuskan bisa diproduksi masal.

Rekrutmen relawan dilakukan FK Unpad bersama Biofarma melalui dua kali skrining. 540 relawan di tahap pertama dan 1.080 relawan di tahap kedua. Mereka dipilih setelah lolos tes imunogenitas imunogenitas (respon imun) dan efikasi (respon dalam melawan virus) melalui tes darah.

Penyuntikan vaksin dilakukan bertahap mulai pekan kedua Agustus kepada 120 relawan. Hingga akhir bulan ini, akan ada 408 orang yang menjalani uji klinis. Tes akan terus berlanjut secara bertahap sampai pekan ketiga Desember. Mayoritas merupakan warga Bandung.

Mereka akan terus dimonitor, diperiksa, dan menjalani analisa rutin untuk menilai efektivitas vaksin. ’’Saya, Pak Kapolda, dan Pangdam juga mendaftarkan diri sebagai relawan,’’ ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo kemarin.

Presiden menjelaskan, uji klinis itu bagian dari upaya Indonesia untuk segera mendapatkan vaksin. ’’Kita berharap uji klinis yang ketiga ini nantinya Insya Allah akan diselesaikan dalam enam bulan,’’ ujarnya. Sehingga, pada bulan-bulan awal 2021, bila uji klinis lancar maka vaksin segera bisa diproduksi dan diberikan kepada masyarakat.

Saat ini, pemerintah sedang dalam proses menaikkan kapasitas produksi vaksin Biofarma. Saat ini, Biofarma mampu memproduksi 100 juta dosis vaksin per tahun. Desember nanti, ditargetkan kapasitas produksinya sudah naik menjadi 250 juta setahun. Sehingga, begitu vaksin Covid-19 dinyatakan siap diproduksi, Biofarma langsung bisa tancap gas.

 

Vaksin Dalam Negeri

 

Selain kerja sama dengan Sinovac, Indoensia juga mengembangkan vaksin sendiri dari isolate yang berasal dari Covid-19 yang ada di Indonesia. Vaksin yang diberi nama Merah Putih itu diperkirakan bisa selesai pada pertengahan 2021. Hasil kerja sama berbagai lembaga penelitian dan universitas yang tergabung dalam konsorsium riset Covid-19.

Upaya penyediaan vaksin di Indonesia mempunyai dua jalur pengembangan. Jalur pertama adalah mengembangkan vaksin merah putih yang saat ini sedang dipersiapkan di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi. Jalur kedua bekerja sama dengan pengembang di luar negeri.

“Kita berharap vaksin merah putih juga akan segera memasuki tahap uji klinik. Oleh karena itu, Badan POM juga akan terlibat dalam pengembangan vaksin tersebut dari hulu sampai ke hilir,” kata Kepala Badan POM Penny K Lukito.

Sementara untuk vaksin dari Sinovac, sudah dilakukan uji klinis tahap 1 dan II di Tiongkok. Untuk tahap III yang diujikan ke beberapa negara, salah satunya Indonesia. BPOM pun turut terlibat dalam hal ini. “BPOM telah mengevaluasi dan menunjukkan hasil yang mendukung untuk dilakukan tahapan uji klinik fase III,” jelas Penny.

BPOM juga akan melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan uji klini. Yakni pemberian Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) dan inspeksi CUKB (Good Clinical Practices/GCP Inspection). Inspeksi CUKB ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pelaksanaan uji klinik sesuai dengan protokol yang disetujui.

”Pelaksanaan uji klinik yang baik akan menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara etik dan ilmiah sebagai produk yang aman, bermutu, dan memiliki khasiat. Hal tersebut menjadi tugas Badan POM dalam mengawal khasiat dan keamanan obat sebelum dan sesudah beredar,” ungkap Penny.

 

Penggunaan Stim Cell

 

Selain vaksin, Indonesia juga mengembangkan terapi lain untuk Covid-19. Salah satunya pengobatan dengan sel punca atau stem cell. Uji klinis terapi stem cell dilakukan pada pasien Covid-19 dengan Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS). Riset ini merupakan kerja sama antara Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes dengan Perusahaan Biofarmasi Daewoong Infion Korea.

Kerja sama dilakukan untuk percepatan penemuan terapi yang efektif pada penyakit Covid-19 dengan melakukan uji klinis fase 1 terapi Mesenchymal Stem Cell (MSC) atau Sel Punca Mesenkimal.

Kepala Pusat Litbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Badan Litbangkes Kemenkes dr. Irmansyah, Sp.KJ menyampaikan bahwa penelitian dilakukan di salah satu rumah sakit rujukan milik Kementerian Kesehatan. “Saya berharap dukungan dan kerjasama semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan penelitian,” ucapnya. Salah satu rumah sakit yang berkomitmen untuk melakukan uji coba ini adalah RS dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. (byu/lyn/JPG/r6)

 

Uji Vaksin Fase III

 

REKRUTMEN RELAWAN

  • Tahap pertama direkrut 540 relawan
  • Tahap kedua 1.080 relawan
  • Relawan dipilih setelah lolos tes imunogenitas imunogenitas (respon imun) dan efikasi (respon dalam melawan virus) melalui tes darah.

 

PENYUNTIKKAN VAKSIN

  • 11 Agustus, untuk 20 orang relawan
  • Pekan kedua Agustus kepada 120 relawan
  • Akhir Agustus 408 relawan
  • Penyuntikan akan terus berlanjut secara bertahap sampai pekan ketiga Desember
  • Relawan mayoritas warga Bandung, Jawa Barat

 

Sumber: Diolah Lombok Post

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks