alexametrics
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022

Bendungan Bintang Bano Diharapkan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

TALIWANG-Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dapat mendukung ketahanan pangan di NTB dan nasional. Itu disampaikan saat meresmikan bendungan yang memiliki luas genangan 256 hektare dan kapasitas tampung 76 juta meter kubik itu, Jumat (14/1).

“Bendungan Bintang Bano mampu mengairi sawah 6.700 hektare,” kata presiden.

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Gubernur NTB H Zulkieflimansyah tiba KSB menggunakan helikopter yang langsung mendarat di helipad Bendungan Bintang Bano. Usai peresmian, presiden didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Zulkieflimansyah, dan Bupati Sumbawa Barat H W Musyafirin melepas ratusan ekor indukan ikan gabus. Rombongan juga berkeliling bendungan menggunakan perahu.

Bintang Bano merupakan bendungan ke-29 atau yang ketiga di Provinsi NTB yang sudah selesai dibangun pada era pemerintahan Jokowi sejak tahun 2015 lalu. Bendungan ibi dibangun sejak tahun 2015 dengan total anggaran Rp 1,44 triliun.

Menurut presiden katahanan pangan, kemandirian pangan, kadaulatan pangan, bisa terjadi jika di seluruh provinsi ada air. “Kuncinya air, itu kenapa bendungan-bendungan ini kita bangun,’’ tandasnya.

Presiden memastikan, hingga tahun 2024 mendatang total ada 57 bendungan yang akan diselesaikan. Salah satunya berada di KSB yaitu Bendungan Tiu Suntuk yang berlokasi di Kecamatan Brang Ene. Saat ini konstruksinya sedang dikerjakan. ‘’Dari total yang ditargetkan selesai hingga 2024 mendatang, enam di antaranya berada di Provinsi NTB,’’ jelasnya. (far/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks