alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Jago Ilmu Sirep, Pelarian Buron Pencurian Berakhir di Polres Lobar

GIRI MENANG-Sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga. Hal ini dibuktikan AL, 51 tahun warga Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi. Pria yang diduga memiliki ilmu sirep alias membuat orang tertidur pulas ini akhirnya ditangkap aparat Polres Lombok Barat karena kasus pencurian.

“Informasi yang kami dapatkan dari rekan pelaku, AL ini memiliki  amalan yang ketika mereka beraksi, korban dibuat tertidur pulas. Kasusnya juga tahun 2016 pernah seperti ini,” beber Kasatreskrim Polres Lobar AKP Dhafid Siddiq, Jumat (12/6) lalu.

AL diketahui merupakan residivis kasus pencurian. Tahun 2016 lalu, pria yang memiliki lima cucu ini juga pernah dipenjara dua tahun. Lantaran kasus serupa. Ia mencuri barang berharga milik warga yang sedang tertidur.

Yang terbaru, 30 Oktober 2019 lau ia mencuri di BTN LA Resort dari rumah salah satu warga atas nama Made Ardana. Bersama seorang rekannya Jae, 25 tahun, yang telah ditangkap terlebih dulu, ia mengambil sejumlah barang elektronik hingga uang tunai.

“Mereka mengacak-acak rumah korban dan mengambil barang berharga di dalamnya. Anehnya pemilik rumah dibuat tidur pulas tak sadar aksi pelaku,” ungkap Siddiq.

Adapun barang berharga yang diambil diantaranya dua unit handphone, satu unit TV LED, pecahan uang ringgit, dolar Amerika, dolar Singapura, rupee India, dan pecahan uang Yuan China. Sehingga total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp 8,8 juta.

Atas aksinya ini, korban kini kembali terancam dipenjara. Ia mengaku menyesali aksinya karena merasa usianya sudah terlalu tua untuk dipenjara. Namun ia membantah jika memiliki ilmu sirep atau ilmu tertentu yang bisa membuat korban tertidur pulas.

“Saya cuma diajak nunnggu di luar rumah. Tidak ada ilmu apa-apa. Saya kapok dan menyesal,” kelit AL kepada wartawan. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks