alexametrics
Selasa, 1 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020

UMKM Diimbau Mendaftar ke NTB Mall

MATARAM–Dinas Perdagangan NTB mengajak UMKM mulai mendaftarkan produknya di showroom offline NTB Mall. Berbagai sektor usaha diperbolehkan mendaftar. Untuk sesi pertama, kuota target minimal 50 UMKM.

”Pendaftaran dimulai 15-25 November mendatang, di kantor Dinas Perdagangan NTB,” ujar Ricky Hartono Saputra, penanggung jawab NTB Mall, kepada Lombok Post, Jumat (13/11/2020).

Pendaftar diutamakan bagi UMKM yang telah mengantongi sebagian besar perizinan produk. Ini sebagai contoh bagi UMKM lainnya. Juga sebagai ikon untuk ditunjukkan pada pengunjung sebagai ragam produk unggulan asal NTB. Bagi UMKM yang belum berizin, NTB Mall juga bersedia membantu perolehan izin produk.

”Kami bantu permudah legalitasnya dengan menjembatani mereka,” ujar Ricky.

Produk yang dipajang di showroom offline NTB Mall akan dilakukan bergilir. Waktu yang ditentukan sekitar 1-2 bulan.

”Karena tempatnya terbatas. Jadi kalau kuota sudah penuh, pemilik produk mau tidak  mau harus mengantri untuk sesi selanjutnya,” jelas pemilik Ricky Smartphone ini.

Pemilik UMKM juga masih bisa mendaftar untuk melapak di aplikasi NTB Mall. Saat ini, sudah ada 800 lebih data UMKM yang sudah diinput dengan lebih dari 1.000 produk. Launching NTB Mall online dan offline akan digelar 17 Desember mendatang. Sejak dua minggu sebelumnya, diharapkan lebih dari 50 UMKM telah berhasil memajang produknya di NTB Mall offline. Serta 100 transaksi jual beli di NTB Mall offline, dengan seribu pelapak dan seribu pengusaha baru sebagai reseller.

”Minimal 650 lah. Agar sesuai dengan umur NTB yang sudah 65 tahun,” imbuhnya.

NTB Mall juga bisa menjadi batu loncatan produk UMKM NTB go internasional. Karena target pasarnya tak hanya bagi warga NTB, melainkan juga ke Asia Tenggara. Dijangkau dengan sistem cash on delivery (COD) ekspor. ”Kita ingin menaikkan kelas UMKM lokal setara Internasional,” ujarnya.

Terpisah, Fathurrahman, kepala Dinas Perdagangan NTB mengimbau masyarakat mempercayakan NTB Mall untuk memajukan kualitas produk NTB. Mendukung eksistensi dan pemasaran produk lokal di daerah, pihaknya telah bekerjasama dengan PHRINdan sejumlah asosiasi usaha lainnya untuk menyerap produk lokal. Termasuk aturan tertulis pada OPD. ”Inilah bentuk kita mewujudkan bela-beli produk lokal yang diusung pemerintah daerah,” katanya. (eka/r9)

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kolaborasi dan Pemasaran Digital Bantu Dongkrak Produk Produk Lokal

Delapan bulan lebih pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Situasi ini tidak hanya  berpengaruh pada sektor kesehatan, tapi juga dunia usaha. Meski kondisi sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan bahkan berkembang dengan sejumlah inovasi. Profesional, kolaborasi dengan berbagai pihak dan pemanfaatan teknologi digital jadi jurus yang banyak dipakai para UMKM lokal dalam mendongkrak penjualan produk-produk mereka.

Kisruh Aset Pemprov di Trawangan, Kejati Diminta Telusuri Aliran Dana

”Informasi dari kami banyak, Kejati juga banyak yang sudah didapatkan,” kata Koordinator Wilayah III KPK Aida Ratna Zulaiha.

Ekspor Ditutup, Ratusan Ribu BBL di NTB Tertahan di Penampungan

”Satu bulan saja tidak ada kejelasan, pasti ekspor ilegal terjadi. Barang yang tertahan sekarang itu kan duit semua,” kata Ketua Dewan Pembina Lombok Lobster Association (LLA) Mahnan Rasuli, Minggu (29/11/2020).

UMKM Lokal Bisa Pamer Produk di NTB Mall Offline

”Ini potensi pasar baru yang menjanjikan untuk menjual produk lokal,” ujar Fathurrahman, kepala Dinas Perdagangan NTB.

Guru Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan, Dikbud Lobar Masih Berhitung

”Iya, kami telah menerima arahan dari Pak bupati dan sedang kami tindak lanjuti,” kata Sekretaris Dinas Dikbud Lobar Khairuddin, pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Sumo Sale Nissan, Diskon Terbesar di Tahun 2020

"Promo diskon Sumo Sale ini untuk All New Nissan Livina promonya sampai akhir tahun," kata Branch Head Indomobil Nissan Sandubaya Ryo Hadiyanto pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
Enable Notifications    OK No thanks