alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Erick Thohir Negatif Korona, Tjahjo Kumolo Diperiksa Senin

JAKARTA—Satu persatu menteri cabinet Jokowi menjalani pemeriksaan kesehatan terkait wabah Covid-19. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta pada Minggu (15/3). Disebutkan bahwa kondisi Erick dalam kondisi sehat dan tidak terpapar Covid-19.

“Hasil dari tes yang dilakukan di rspad kepada pak menteri, Pak ET (Erick Thohir), hari ini sudah diberikan bahwa beliau tidak ada masalah dan sehat,” terang Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam keterangan resmi yang diterima JawaPos.com, Minggu (15/3).

Dikatakan Arya, bahwa Erick akan melakukan aktivitasnya seperti biasa. Bahkan, pria berusia 49 tahun ini berkomitmen untuk memastikan bahwa kinerja kementeriannya semakin baik.

“Beliau akan tetap bekerja setiap hari, dia akan terus memastikan seluruh BUMN akan bekerja untuk memenuhi seluruh operasional yang ada selama ini,” jelasnya.

Pihaknya juga akan terus memberikan yang terbaik untuk melawan penyebaran virus korona ini, khususnya di lingkungan kementerian dan perusahaan BUMN.

“Seluruh BUMN ditugaskan, yang berhubungan dengan kepentingan publik terus dilakukan, PLN dan sebagainya tetap bekerja,” tutur dia.

Meskipun begitu, Arya menyebut agar para karyawan BUMN dapat menjaga peforma dan kondisi kesehatan agar tetap prima. “Tetap berjaga dan mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh presiden (Joko Widodo),” tutupnya.

 

Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo akan menjalani tes virus korona pada Senin (16/3) besok. Tes itu dilakukan Tjahjo untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran wabah virus yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok.

“Saya rencana besok siang, sekalian sama sopir, ajudan, patwal. Karena saya habis perjalanan panjang dua minggu,” kata Tjahjo dalam keterangannya, Minggu (15/3).

Politikus PDI Perjuangan ini menuturkan, pemeriksaan tes Covid-19 itu dilakukan usai melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Dia mengharapkan, virus korona tidak mewabah lebih besar lagi kepada masyarakat Indonesia.

“Saya habis perjalanan panjang 2 minggu ini ke Sulsel, Manokwari, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Batam, Semarang, dan Pekanbaru,” ucap Tjahjo.

Oleh karena itu, Tjahjo meminta masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan dari mewabahnya virus korona. Terlebih, dalam masa inkubasi, virus kemungkinan belum terdeteksi. Sehingga, ia meminta masyarakat tetap memperhatikan gejala virus korona seperti bersin, batuk maupun demam.

“Cek diri yang paling mudah seperti yang di Taiwan. Bangun pagi, tarik nafas yang dalam, lalu tahan 10 detik. Kalau batuk, kemungkinan besar kita positif, pungkasnya.

Untuk diketahui, pemerintah mengumumkan 21 kasus baru pasien positif terinfeksi virus korona. Dengan demikian hingga saat ini ada 117 pasien positif korona di Indonesia.

“Data yang saya terima pagi ini dari laboratorium ada 21 kasus baru. Di mana 19 di Jakarta, dua di Jawa Tengah,” kata juru bicara pemerintah dalam penanganan virus korona, Achmad Yurianto di Kompleks Istana Negara, Minggu (15/3).(JPG/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks