alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Selangkah Lagi Indonesia Bisa Produksi Alat Uji Korona Sendiri

JAKARTA–Sementara itu, Universitas Indonesia bersama sejumlah mitra membentuk sebuah konsorsium. Salah satu tugas utamanya adalah memproduksi flocked swab (HS 19) untuk keperluan tes swab Covid-19. Seperti diketahui tes swab merupakan cara mendiagnosis seseorang positif Covid-19 atau tidak. Tes ini menjadi standar diagnostik WHO.

Tes swab menggunakan mesin polymerase chain reaction (PCR) dan mutlak membutuhkan produk pengumpul specimen yang bernama flocked swab. Sampai saat ini flocked swab masih sangat langka di Indonesia. Hanya bisa didapatkan melalui impor. Nama HS 19 merupakan singkatan dari Hope and Solution for Covid-19.

Konsorsium ini terdiri dari para ahli dan peneliti dari research center for biomedical engineering (RCBE) Fakultas Teknik UI. Kumpulan ahli dan peneliti itu bekerjasama dengan sejumlah mitra industri. Seperti Dynapack Asia Pte Ltd, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, PT Ingress Malindo Ventures, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Langgeng Jaya, PT Indachi Prima, dan PT Sri Tita medika. Produk flocked swab konsorsium ini diklaim memiliki tinkat kandungan dalam negeri hampir 100 persen.

Rektor UI Ari Kuncoro mengatakan kolaborasi perguruan tingig dan industri mutlak dilkaukan. Khususnya dalam menghadapi wabah Covid-19. Melalui sinergi itu, behasil menciptakan flocked swab HS 19 dan telah diproduksi sebanyak 50 ribu unit pada batch pertama. ’’Barangnya telah diserahkan kepada jaringan dokter Fakultas UI Angkatan 95,’’ katanya kemarin.

Pendistribusian akan terus dilakukan. Khususnya ke rumah sakit rujukan. Mereka memasang target tahun ini bisa memproduksi sampai 1 juta unit flocked swab HS 19.

Pengerjaan riset ini melibatkan FT UI dan FK UI. Di bawah naungan Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP) UI. Sebelum diproduksi, prototipe HS 19 telah melewati serangkaian pengujian dari laboratorium mikrobiologi UI. Pengujian ini untuk memastikan produk telah aman digunakan bagi tenaga kesehatan maupun pasien. (ili/wan/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks