alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Pelaku Pembunuhan di Semarang Ditangkap di Lembar

MATARAM-Tim Puma Polres Lombok Barat (Lobar) membekuk buronan Polrestabes Semarang berinisial AS. Terduga pelaku pembunuhan di Semarang itu ditangkap saat akan turun dari  kapal fey di Pelabuhan Lembar, kemarin (15/11). ”Pelaku ini memang mau melarikan diri ke Lombok,” kata Kasatreskrim Polres Lobar AKP Dhafid Shiddiq usai penangkapan.

Penangkapan itu hasil koordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Semarang, Jawa Tengah.  Tim Puma Polres Lobar mendapat informasi AS akan menyeberang dari Surabaya, Jawa Timut, ke Lombok menggunakan kapal Oasis.

Tim langsung berkoordinasi dengan Polsek KP3 Lembar.  Sesuai jadwal Kapal Oasis tersebut bakal menyandar di Lembar sekitar pukul 03.00 Wita, Minggu (15/11). ”Kami pun bergerak langsung naik ke kapal,” jelasnya.

Polisi yang sudah mengantongi nama dan foto sang buronan mencari AS ke dalam kapal. Satu per satu penumpang dilihat dengan siaga. ”Kita lihat AS akan turun, kami langsung menangkapnya,” jelas Dhafid.

Informasi yang didapatkan dari Satreskrim Polrestabes Semarang, Warga Ungaran Timur, Jateng, itu diduga telah membunuh seorang perempuan bernama Emy Listiyani, 26 tahun, di Semarang. Jenazah Emy ditemukan seorang warga, Yazidul Khoeri saat melintas di TKP. ”Dari situ jenazah korban ditemukan,” jelasnya.

Setelah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi disimpulkan pelaku pembunuhan itu adalah AS. Tetapi ketika AS dicari di rumahnya dia tidak ditemukan. ”Selanjutnya Polrestabes Semarang mendapatkan informasi kalau AS yang menjadi buronan pergi ke Lombok. Dari koordinasi itu kita mendapatkan pelaku,” kata dia.

Saat ini, Polres Lobar masih berkoordinasi untuk membawa AS ke Semarang untuk proses penyidikan lebih lanjut. ”Nanti Polrestabes Semarang yang menangani kasus itu. Karena, locus-nya ada di Semarang,” kata Dhafid. (arl/r1)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks