alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Menag Usulkan Ongkos Haji 2022 Ini Naik Rp 10 Jutaan

JAKARTA-Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan biaya haji 2022 yang ditanggung jamaah (direct cost) Rp 45 jutaan per orang. Dibandingkan haji di situasi normal, biaya ini lebih mahal Rp 10 jutaan.

Terakhir kali haji digelar dalam situasi normal atau tidak di suasana pandemi Covid-19 pada 2019 lalu. Saat itu rata-rata biaya haji yang dibayar jamaah sekitar Rp 35,2 juta per orang. Pada 2020 dan 2021 pemerintah tidak memberangkatkan jamaah haji, karena tidak mendapatkan kuota dari Saudi. Pemerintah Saudi melaksanakan haji hanya untuk warganya dan ekspatriat di sana.

Usulan ongkos haji 2022 itu disampaikan Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat bersama Komisi VIII DPR, Rabu (16/2). Yaqut mengikuti rapat tersebut secara virtual karena adanya pembatasan di tengah merebaknya Covid-19 di Jakarta.

Baca Juga :  Soal Abu Janda, GP Ansor: Dia Tak Layak Mengaku Dirinya Anggota Banser

’’Anggaran operasional haji Rp 45.053.368 per jamaah untuk haji reguler,’’ katanya.

Biaya yang dibebankan kepada jamaah itu meliputi biaya penerbangan, biaya hidup atau living cost, akomodasi di Makkah dan Madinah, serta biaya visa dan swab PCR di Arab Saudi.

Yaqut menuturkan persiapan teknis penyelenggaraan haji dimulai dengan perjanjian bersama (memorandum of understanding/MoU) antara pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi. ’’(MoU) juga dalam rangka memperoleh kuota haji,’’ jelasnya.

Tetapi Yaqut menuturkan, sampai saat ini belum ada pembahasan MoU penyelenggaraan haji 2022 antara Indonesia dengan Saudi. Menurut dia waktu yang tersisa untuk persiapan penyelenggaraan haji semakin pendek. Menurut perhitungannya waktu persiapan penyelenggaran haji saat tinggal tiga bulan 15 hari. Dengan asumsi kondisi normal tidak ada pandemi Covid-19, Kemenag menghitung seharusnya tahun ini jamaah mulai diberangkatkan haji pada 5 Juni. (wan/JPG/r6)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/