alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Terus Bertambah Jemaah Tarik Setoran Pelunasan Biaya Haji

JAKARTA–Pengumuman pembatalan penyelenggaraan ibadah haji sudah dikeluarkan Kemenag dua pekan lalu. Sampai kemarin (16/6) jumlah calon jamaah haji (CJH) yang menarik uang pelunasan terus bertambah. Data per 16 Juni ada 359 orang menarik uang pelunasan ongkos haji.

Jumlah usulan penarikan itu bertambah 81 orang dibandingkan hari sebelumnya (15/6). Pada Senin lalu ada 278 jamaah mengajukan pengembalian atau penarikan setoran pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhajirin Yanis mengatakan proses pengembalian setoran pelunasan dibuka sejak 3 Juni lalu.

Muhajirin mengingatkan bahwa permohonan pengembalian setoran pelunasan itu diajukan oleh jamaah secara tertulis ke Kantor Kemenag kabupaten atau kota. Selanjutnya permintaan tersebut diteruskan ke Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag. Lalu diteruskan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Setelah itu oleh BPKH dilanjutkan ke Bank Penerima Setoran (BPS).

Setelah keluar surat perintah membayar (SPM) dari BPKH, maka BPS akan mentransfer dananya ke rekning jamaah. Dia menjelaskan secara prosedur proses pengembalian dana setoran pelunasan itu berjalan selama Sembilan hari kerja sejak permohonan dinyatakan lengkap oleh Kantor Kemenag kabupaten atau kota.

’’(Per Senin, 15/6, Red) Permohonan 278 jamaah sudah kami kirim ke BPKH. Sebanyak 207 permohonan sudah diterbikan SPM-nya oleh BPKH,’’ katanya. Kemudian SPM tersebut sudah diterima oleh BPS untuk kemudian ditindaklanjuti dengan pencairan dana. Muhajirin mengatakan jika sudah terbit SPM, maka BPS tinggal mentransfer uang pelunasan ke rekening jamaah.

Setoran pelunasan biaya haji paling murah adalah untuk embarkasi Aceh sebesar Rp 6,4 juta per jamaah. Kemudian biaya pelunasan paling mahal berlaku untuk embarkasi Makassar sebesar Rp 13,3 juta per jamaah. Dalam sejumlah kesempatan, Kepala BPKH Anggito Abimanyu mengatakan dana setoran pelunasan biaya haji yang dikembalikan ke jamaah ditambah dengan hasil pengelolaan. Sebab pada umumnya dana tersebut sudah mengendap selama dua bulan di bank. Untuk jumlahnya berbeda-beda sesuai uang yang disetor untuk pelunasan biaya haji. (wan/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

VIDEO : Pelajar di Lobar Diduga Sebar Foto Bugil Mantan Pacar

Kasus yang menimpa  pelajar SMP berinisial LD, perempuan 16 tahun asal Narmada Lobar boleh jadi cerminan lemahnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan ponsel pintar....
Enable Notifications.    Ok No thanks