alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Uang Peringatan Kemerdekaan Terbit Setiap 25 Tahun Sekali

MEMPERINGATI hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Indonesia ke-75 tahun, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) mengeluarkan uang rupiah edisi spesial, kemarin (17/8). Uang kertas pecahan Rp 75 ribu. Uang tersebut adalah edisi spesial kemerdekaan yang keempat selama perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, rupiah sebagai mata uang tidak hanya sebagai alat pembayaran yang sah. Tapi juga sebagai lambang kedaulatan negara. Wujud kemandirian bangsa Indonesia.

“Setiap lembar rupiah mengandung identitas dan karakteristik bangsa yang harus kita jaga, lestarikan, dan banggakan,” ucap Perry dalam peluncuran uang peringatan kemerdekaan 75 RI secara virtual.

Dia menjelaskan, desain uang peringatan kemerdekaan 75 Tahun RI itu mengusung tiga filosofi. Ketiga filosofi itu adalah mensyukuri kemerdekaan, memperteguh kemerdekaan, dan menyongsong masa depan gemilang. Peristiwa historikal proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta serta berbagai pencapaian pembangunan selama 75 tahun kemerdekaan pada halaman muka uang menggambarkan wujud mensyukuri kemerdekaan.

“Pencapaian pembangunan yang digambarkan jembatan Youtefa Papua, MRT, dan tol Trans Jawa,” bebernya.

Kemudian, di bagian belakang, gambar anak-anak Indonesia berpakaian adat dari berbagai suku motif kain Nusantara mencerminkan semangat memperteguh kebhinekaan.

Serta, Satelit Merah Putih sebagai jembatan komunikasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), peta Indonesia Emas yang melambangkan peran strategis dalam kancah global, dan anak-anak yang merepresentasikan sumber daya manusia unggul yang optimis menyongsong masa depan gemilang.

Perry mengatakan, uang edisi 75 tahun kemerdekaan RI itu dilengkapi teknologi pengaman terbaru dan menggunakan bahan kertas yang lebih tahan lama. Inovasi tersebut agar uang rupiah lebih sulit untuk dipalsukan. Namun, bagi masyarakat akan semakin mudah untuk mengenali ciri keasliannya, nyaman dan aman untuk digunakan.

Sebelumnya, BI telah mengeluarkan uang peringatan HUT Kemerdekaan RI sebanyak tiga kali. Yakni, peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-25 pada tahun 1970, Ke-45 tahun 1990 dan Ke-50 di tahun 1995. Dengan demikian, uang peringatan kemerdekaan yang dikeluarkan tahun 2020, merupakan kali keempat.

Menurut dia, perencanaan uang peringatan kemerdekaan itu sudah dimulai sejak 2018. Penerbitan uang tersebut juga sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Peraturan BI No.21/10/PBI/2019 tentang Pengelolaan Uang Rupiah (a.l. Pasal 2, Pasal 11), dan Keppres No.13 Tahun 2020. “Ke depan pengeluaran uang peringatan kemerdekaan akan dilakukan setiap 25 tahun sekali,” kata pria asal Sukoharjo, Jawa Tengah itu.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, perencanaan penentuan mata uang rupiah itu telah dikoordinasikan dengan seluruh regulator dan para ahli waris pahlawan. Perencanaan dilakukan sejak 2018 lalu. Dia menegaskan, uang edisi 75 tahun RI merdeka itu bukan bentuk cetak uang untuk pemulihan ekonomi atau tambahan likuiditas.

‘’Dan bukan juga tambahan likuiditas untuk pembiayaan dan pelaksanaan ekonomi. Ini tujuannya dilakukan untuk memperingati peristiwa atau tujuan khusus dalam hal ini peringatan kemerdekaan RI ke 75,’’ tuturnya.

Ani menjelaskan, penerbitan seri khusus Rp 75.000 itu hanya dicetak dalam jumlah terbatas yakni 75 juta lembar. Hal itu sebagai simbol rasa syukur kemerdekaan RI.

‘’Mata uang ini uang kertas pecahan nominal 75 ribu dicetak dengan jumlah 75 juta lembar yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan sebagai wakil pemerintah dan Bank Indonesia,’’ tutur dia. (han/dee/JPG/r6)

 

Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI

 

BAGIAN MUKA

  • Gambar utama Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno – Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta
  • Gambar bunga Anggrek Bulan yang di dalamnya berisi logo Bank Indonesia yang akan berubah warna dan memiliki efek gerak dinamis bila dilihat dari sudut pandang berbeda
  • Hasil cetak yang terasa kasar bila diraba pada bagian gambar utama pahlawan dan tulisan nominal tujuh puluh lima ribu

 

RUPIAH PADA SISI MUKA UANG

 

  • Tanda air berupa gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta serta electrotype berupa angka “75” yang dapat diterawang
  • Gambar saling isi (rectoverso) logo Bank Indonesia yang dapat dilihat secara utuh bila diterawang ke arah cahaya
  • Hasil cetak yang memendar dalam 1 (satu) atau beberapa warna bila dilihat dengan sinar ultraviolet berupa:
  • Gambar pengibaran bendera pada peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945
  • Gambar motif songket yang berasal dari daerah Sumatera Selatan
  • Jembatan Youtefa Papua

 

BAGIAN BELAKANG

 

  • Gambar anak Indonesia menggunakan pakaian adat daerah
  • Nomor seri yang terdiri dari tiga huruf dan enam angka
  • Hasil cetak yang terasa kasar apabila diraba pada bagian anak indonesia, peta Indonesia dalam bola dunia, dan tulisan “DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MENGELUARKAN RUPIAH SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DENGAN NILAI TUJUH PULUH LIMA RIBU RUPIAH”
  • Tanda air gambar Pahlawan Nasional:
  • (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta serta electrotype berupa angka “75” yang dapat diterawang
  • Gambar saling isi (rectoverso) dari logo Bank Indonesia yang dapat dilihat secara utuh bila diterawang ke arah cahaya
  • Hasil cetak yang memendar dalam satu atau beberapa warna apabila dilihat dengan sinar ultraviolet berupa:
  1. Gambar motif tenun Gringsing yang berasal dari Bali
  2. Angka “75000”
  3. Angka “75”
  4. Bidang persegi empat yang berisi tulisan “NKRI”
  5. Nomor seri yang meliputi tiga huruf dan enam angka

 

Sumber: Bank Indonesia

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks