alexametrics
Senin, 27 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022

Di Lombok Utara, Positif DBD Sudah 108 Kasus

TANJUNG-Selain virus korona, wabah Demam Berdarah (DBD) juga diatensi Pemkab Lombok Utara. Apalagi jumlah kasusnya terus meningkat. Saat ini tercatat 247 kasus DBD di Lombok Utara.

“Tentu kita tidak mengabaikan kasus DBD ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara dr H Lalu Bahrudin, kemarin (18/3/2020).

Kata dia, pihaknya melakukan pemantauan secara khusus terhadap kasus DBD tersebut. Sebab penyakit ini menunjukkan tren peningkatan dari minggu ke minggu.

Berdasarkan laporan dari puskesmas hingga minggu ke 10 tercatat total 247 kasus DBD. Sebanyak 96 kasus masih suspect , 43 kasus kategori DD (demam dengue), dan 108 kasus dinyatakan positif DBD.

“Paling banyak di Gangga dan Tanjung. Memang selama ini Tanjung memang endemik karena memang posisinya dekat dengan muara,” jelas dia.

Baca Juga :  Dampak Korona, Mulai April, Air Asia Hentikan Penerbangan ke Lombok

Bahrudin mengatakan, pihak terus berusaha mengatasi mewabahnya kasus DBD. Terutama pada bayi, balita, dan ibu hamil.

Meski kasus DBD melonjak, pihaknya belum bisa menyatakan kasus ini sebagai kejadian luar biasa (KLB). “Jadi kalau kasusnya masih landai walaupun ada peningkatan tapi masih bisa diintervensi, belum berani kita katakan KLB,” beber mantan Direktur RSUD Lombok Utara itu.

Peningkatan jumlah kasus diakui dia juga dipengaruhi cuaca. Kondisi cuaca yang hujan diselingi panas, mendorong perkembangbiakan nyamuk pembawa DBD. Hal ini juga membuat tindakan fogging tidak bisa efektif dilakukan.

“Kita semprot pagi, tapi sorenya hujan. Fogging jadi tidak ada pengaruhnya,” sambung dia.

Sebab itu, kata dia, pihaknya fokus pada sosialisasi PHBS pada masyarakat. Cara ini yang dinilai paling efektif memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk pembawa DBD.

Baca Juga :  Pengembangan Green Energy Bisa Bentengi Indonesia dari Krisis Energi Dunia

Selain PHBS, pihaknya juga mengantisipasi dengan melakukan pemetaan kasus. Melalui upaya ini Dikes bisa melakukan intervensi melalui pemberian bubuk abate.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan. Sebab, DBD juga menjadi ancaman.

“Hidup sehat dan bersih, serta jaga lingkungan kita,” saran dia. (fer/r4)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/