alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Zona Merah Transmisi Lokal, Lombok Barat 10 Kasus Korona yang Sembuh Baru Satu

GIRI MENANG-Masyarakat Lombok Barat (Lobar) harus tetap waspada. Menyusul kasus positif korona di Lobar terus bertambah. Hingga Senin (20/4) malam jumlah kasus positif korona di Lombok Barat 10 orang.

Yang terbaru adalah pasien 90, berinisialSMP, laki-laki, usia 57 tahun, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Jatisela, Kecamatan Gunung Sari. Pasien diketahui pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

” Tapi satu orang sudah sembuh,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Lobar drg. Hj Ni Made Ambaryati kepada Lombok Post, kemarin (20/4).

Warga yang dinyatakan sembuh, baru balita asal Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari. Sementara satu tambahan pasien positif adalah M, perempuan 48 tahun warga Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar. Ia tidak memiliki riwayat ke luar daerah. Namun diduga kontak dengam warga yang pernah berpergian ke Gowa Sulawesi Selatan.

Sementara smbilan orang warga Lobar yang positif kini masih menjalani perawatan di RSUD Tripat Gerung dan RSUD Awet Muda Narmada dalam kondisi baik.

Selain sembilan orang yang dinyatakan positif Covid-19, Ambar juga membeberkan ada 35 orang yang dinyatakan reaktif berdasarkan Rapid Diagnostic Test (RDT). Sebagian besar berasal dari kalangan Jamaah Tablig yang punya riwayat perjalanan ke Gowa Sulawesi Selatan.

“Saat ini mereka dikumpulkan Sanggar Mutu Gerung sebanyak 35 orang. Hari ini mereka melakukan Swab dan besok hasilnya baru keluar,” jelas mantan Kepala Dinas Sosial Lobar itu.

Hasil uji Swab telah dibawa ke Rumah Sakit Unram. Tinggal menunggu hasilnya yang akan diumumkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Kepada Lombok Post, Ambar juga mengakui Lobar bersama Kota Mataram dan Lombok Timur saat ini merupakan zona merah transmisi lokal wabah Korona yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Ini artinya, dalam penanganannya, tidak dibutuhkan lagi riwayat kontak dengan penderita atau riwayat berpergian. Sebab penularan bisa terjadi antar warga di tiga wilayah tersebut.

Warga Mataram bisa menularkan ke warga Lobar dan Lotim atau sebaliknya. “Makanya semua jamaah tablig Gowa di semua kecamatan juga sudah kami minta harus rapid test. Termasuk keluarganya. Karena, seperti yang terjadi di Lingsar, 80 persen yang pernah kontak dengan mereka itu reaktif,” imbuhnya.

Namun ia menegaskan reaktif belum tentu positif Korona. Karena mereka bisa saja negatif meski sudah dinyatakan reaktif akibat daya tahan tubuhnya atau antibodinya cukup baik menangkal Korona.

Senada, pihak Puskesmas Jembatan Kembar Agus Sutrisman mengaku pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan jamaah tablig yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa. “Sembilan itu sudah mengikuti rapid test dan empat orang yang reaktif sudah dibawa ke Sanggar Mutu,” ujar dia.

Para jamaah tablig ditempatkan di ruang khusus yang dibuat dari tenda untuk screening. Mereka dipisahkan dari pasien umum untuk mencegah potensi penularan.

“Tidak boleh ditempatkan degan pasien lain. Mereka juga diperiksa oleh petugas kami yang menggunakan APD lengkap,” jelasnya.

“Alhamdulillah untuk APD ketersediaannya aman untuk satu bulan ke depan,” imbuhnya. (ton/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Astra Motor Gelar Kompetisi untuk Siswa SMA Sederajat

“Pelaksanaan AHMBS tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan ke-18 dengan mengusung tema "Satu Hati Menuju Indonesia Maju” ujar Kepala Wilayah Astra Motor NTB Budi Yanto.

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks