alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Vaksin Korona Buatan China Tiba di Indonesia, Uji Klinis Agustus

JAKARTA–Sementara itu, bibit vaksin Covid-19 dari Sinovac Biotech Ltd, Republik Rakyat China  telah tiba di Indonesia. Bekerja sama dengan Bio Farma, bibit vaksin tersebut bakal menjalani uji klinis mulai Agustus 2020 mendatang.

Kedatangan bibit vaksin tersebut dibenarkan oleh Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah, kemarin (20/7). Ia menyebut, vaksin telah tiba di Indonesia pada Minggu (19/7). ”Betul, dan sudah diteruskan ke pihak Bio Farma di Bandung,” tuturnya.

Selanjutnya, bibit vaksin akan dilakukan uji klinis tahap III. Dalam uji ini, Bio Farma bakal bekerja sama dengan Universitas Padjajaran (Unpad). ”Tapi detilnya pihak Biofarma yang bisa konfirmasi,” paparnya.

Selain Sinovac Biotech Ltd, Indonesia juga menjalin kerjasama dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), Norwegia terkait pengembangan vaksin Covid-19 ini. Menurutnya, upaya ini merupakan langkah jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan nasional Indonesia. Sementara untuk jangka menengah/panjang dilakukan pengembangan vaksin nasional. Sehingga Indonesia dapat menuju kemandirian ”Ini dikelola oleh konsorsium nasional,” jelasnya.

Kedatangan bibit vaksin ini pun diamini oleh Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir. Sebagai tahap awal uji klinis tahap III, jumlah bibit vaksin yang dikirim sebanyak 2.400 vaksin. Menurutnya, kedatangan vaksin Covid-19 dari Tiongkok ini tidak terlepas dari dukungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan peran Kemenlu. Di mana, Kemenlu telah yang membantu dalam proses kedatangan vaksin covid-19 dari Tiongkok hingga ke Indonesia, sebagai Diplomatic Goods.

”Vaksin Covid-19 dari Sinovac akan digunakan untuk kebutuhan fase uji klinis tahap 3 pada Agustus 2020 mendatang,” tuturnya dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa vaksin yang datang pada Minggu (19/7) masih memerlukan beberapa tahapan lagi sebelum bisa dilakukan uji klinis III. Tahap yang masih harus dilewati tersebut antara lain, pengujian di dalam Laboratorium Bio Farma, dan beberapa perizinan lainnya.

 

Produksi Kwartal Pertama

 

Nantinya, uji klinis vaksin Covid-19 dijadwalkan akan berjalan selama enam bulan. Sehingga ditargetkan selesai pada Januari 2021 mendatang. Apabila uji klinis vaksin Covid-19 tahap III berjalan lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada kwartal pertama 2021 mendatang.

”Kami sudah memperisiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis,” paparnya.

Uji klinis vaksin Covid-19 ini, lanjut dia, bakal dilaksanakan di Pusat Uji Klinis Fakultas Kedokteran UNPAD dengan mengambil sample sebanyak 1.620 subjek. Sample tersebut berada di rentang usia antara 18 – 59 tahun dengan kriteria – kriteria tertentu. Sedangkan sisanya, akan digunakan untuk uji lab di beberapa lab oratorium. Antara lain, di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat Dan Makanan Nasional (PPOMN).

Honesti menambahkan, dalam uji klinis vaksin Covid-19, pihaknya berperan sebagai sponsor dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Diantaranya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan sebagai medical advisor dan pelaksanaan uji titer antibodi netralisasi. Kemudian, BPOM RI sebagai regulator dan Fakultas Kedoktran UNPAD sebagai insititusi berpengalaman dalam pelaksanaan uji klinis vaksin – vaksin yang beredar di Indonesia.

Mengenai alasan pemilihan Sinovac sebagai mitra, Honesti mengatakan, hal ini berkaitan dengan platform atau metode pembuatan vaksin yang digunakan oleh Sinovac. Menurutnya, metode tersebut sama dengan kompetensi yang dimiliki oleh Bio Farma saat ini. Yakni, dengan metode inaktivasi atau pelemahan virus. ”Bio Farma sudah memiliki pengalaman dalam pembuatan vaksin seperti vaksin Pertusis,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, pengembangan vaksin Covid-19 ini merupakan satu dari lima skenario Bio Farma dalam menangani penyebaran virus SARS COV2. Sebelumnya, pihaknya telah mengembangkan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), Terapi Plasma Konvalesen, Mobile Laboratorium BSL 3, dan Pembuatan Viral Transport Media (VTM).

Sementara itu, Koordinator penelitian drug discovery and development Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Masteria Yunovilsa menjelaskan uji vaksin fase III adalah uji calon vaksin tingkat lanjut. ’’Pada tahap ini (calon vaksin, Red) diberikan ke banyak orang,’’ katanya. Sasaran uji coba vaksin ini bisa sampai ribuan orang.

Uji fase III ini dilakukan untuk melihat efikasi dan keamanan calon vaksin itu. Selain itu juga untuk mengetahui efek-efek apa saja yang ditimbulkan. Dia tidak secara khusus mempelajari vaksin Sinovac asal Tiongkok itu. Namun menurutnya, vaksin tersebut berjenis vaksin inactivated virus. Maksudnya di dalam vaksin tersebut, terdapat virus yang tidak aktif.

Masteria mengatakan uji vaksin fase III itu bisa memakan waktu enam sampai delapan bulan. Kemudian pemilihan Indonesia sebagai negara lokasi uji fase III itu untuk pendistribusian kelak jika berhasil. Pertimbangan memilih Indonesia untuk melihat kecocokan dengan virus korona yg ada di Indonesia.

Sementara itu LIPI sendiri terlibat riset vaksin Covid-19 bersama Korea Selatan. Kepala LIPI Laksana Tri Handoko mengatakan di WHO saat ini ada 135 kandidat vaksin Covid-19. Diantaranya adalah vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi di Korea Selatan.

Rencana uji fase II dan III bakal vaksin dari negeri ginseng itu akan dilakukan di Indonesia. Riset kerjasama ini juga melibatkan Kalbe Farma. Dia menjelaskan vaksin asal Korea Selatan itu sudah lulus uji fase satu di negaranya sana. Handoko menuturkan vaksin dari Korea Selatan itu berbasis DNA. Sedangkan vaksin Covid-19 yang berasal dari Tiongkok berbasis virus yang dilemahkan atau inactivated. (ili/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks