alexametrics
Senin, 26 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

Cara Cai Changpan alias Antoni alias Cai Ji Fan (53) kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang boleh dibilang sama dengan Andy Dufresne di film The Shawshank Redemption. Namun, kaburnya Cai Changpan dengan cara menggali lubang itu diduga diketahui rekan satu selnya. Sedang kaburnya Andy dari Shawshank Prison tidak terdeteksi teman dekatnya, Ellis Boyd ‘Red’ Redding.

———–

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

”Kami juga akan meminta keterangan beberapa orang karena dari informasi yang kami dapat, napi yang kabur ini sudah berjalan 6 bulan, kami coba lakukan cross check,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin (21/9).

Dalam enam hingga delapan bulan lalu, lanjut Sugeng, juga terdapat pembangunan dapur dalam lapas berkapasitas 600 penghuni itu. Terkait hal itu, pihaknya masih mendalami apakah ada keterlibatan para pekerja bangunan dalam memberikan barang bukti yang ditemukan.

”Apakah alat-alat yang digunakan oleh napi diperoleh dari tukang itu? Kami masih meminta data siapa saja yang bekerja untuk membangun dapur,” terangnya.

Dari hasil pendalaman, panjang lubang yang digali oleh Cai Changpan mencapai sekitar 30 meter. Dengan diameter yang hanya muat satu orang. Teman sekamar Cai Changpan pun pernah diajak untuk ikut melarikan diri.

”Di dalam ruangan (sel Cai Changpan) ini ada dua orang, memang yang satu orang ini pernah diajak melakukan kegiatan melarikan diri tapi yang bersangkutan tidak mau dan dia yang menginformasikan bahwa itu sudah dilakukan selama 6 bulan,” jelas Sugeng.

Sementara itu, koran ini kemarin mencoba melakukan rekonstruksi untuk mendapatkan gambaran bagaimana Cai Changpan kabur dari lapas yang dibangun di atas tanah seluas 5 hektare itu. Dari gambar udara yang diperoleh menunjukkan bahwa lokasi selokan di depan rumah kontrakan Tugino – yang menjadi ‘pintu keluar’ Cai Changpan – berjarak puluhan meter dari blok D, sel Cai Changpan.

Merujuk denah bangunan, jalur terowongan yang digali Cai Changpan ditengarai berada di bawah lahan terbuka dan tembok pagar lapas sisi kiri. Jika demikian, kedalaman lubang terowongan diperkirakan ada yang mencapai lebih dari tiga meter. Sebab, sepengetahuan warga sekitar, Uce Kusnaini, pondasi tembok pagar dulunya dibangun lebih dari tiga meter.

Kedalaman pondasi tembok pagar itu tentu menjadi penting bagi Cai Changpan agar terowongan yang dibuatnya bisa tembus ke luar lapas. Tanpa mengetahui hal itu, Cai Changpan bakal sulit melancarkan aksinya.

Nah, darimana Cai Changpan tahu soal kedalaman itu? Sampai saat ini, tim penyelidikan yang dibentuk pihak-pihak terkait belum menjawab hal tersebut.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Rika Aprianti belum memberikan update perkembangan terkait kerja tim penyelidikan tersebut. Saat dikonfirmasi, Rika enggan memberikan komentar. Meski begitu, sebelumnya dia menegaskan tim gabungan yang dibentuk telah melakukan pemeriksaan.

Cai Changpan kabur dari lapas pada Senin (14/9) pekan lalu. Sudah sepekan, tim gabungan lapas dan kepolisian belum berhasil mendeteksi jejak pelarian napi yang divonis mati karena menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 110 kilogram tersebut. Cai Changpan tercatat pernah melarikan diri dari rumah tahanan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri pada 24 Januari 2017 lalu. (tyo/dom/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks