alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Tangani Covid-19, Wagub Ingatkan Program Unggulan Gak Boleh Mandek

MATARAM-Pandemi covid-19 bukan lagi alasan bermalas-malasan. Target pembangunan harus tetap dilaksanakan. ”Nggak boleh menjadi hambatan, justru momen ini kita gunakan untuk penguatan-penguatan,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah usai rapat evaluasi program unggulan di kantor gubernur NTB, kemarin (22/6/2020).

Ia memastikan, semua program unggulan tetap berjalan seiring penanganan Covid-19. Program penanganan sekaligus bagian dari program unggulan bidang kesehatan, seperti revitalisasi posyandu dan zero waste yang mengajak warga hidup bersih. ”Semua menjadi satu kesatuan. Covid ini akibat dari kita tidak peduli dengan kesehatan dan kebersihan,” katanya.

Bencana Covid-19 justru membuat program unggulan itu menjadi sangat penting. Karena ke depan dalam tatanan baru aspek kesehatan menjadi yang utama. ”Revitalisasi posyandu harus diperkuat karena Covid-19 ini mengajarkan kita betapa kesehatan menjadi kebutuhan utama,” jelasnya.

Demikian juga dengan program industrialisasi, selama pandemi Covid-19 pelaku industri kecil menengah (IKM) justru lebih banyak diberdayakan. Meski tiga bulan terakhir fokus dialihkan untuk penanganan Covid-19, namun program unggulan masih terus dijalankan. Seperti pembangunan pabrik limbah B3 yang sudah mulai berjalan sampai perencanaan untuk pembangunan di 2021.

Demikian pula dengan program desa tangguh bencana. Ada 152 desa tangguh bencana di NTB. Ia berharap praktik desa tangguh bencana benar-benar dilaksanakan. ”Target kita seluruh desa di NTB menjadi desa tangguh bencana,” ujar mantan ketua DPRD Lotim itu.

Ia ingin pembangunan di NTB berbasis desa. Selain tangguh bencana, tiap desa juga mengelola sampahnya masing-masing.

Terkait banyaknya anggaran yang dialihkan untuk penanganan Covid-19, ia meminta semua OPD menyeleksi anggaran yang efisien dan mempunyai dampak besar bagi perekonomian. ”Revitalisasi tidak mengurangi target sampai saat ini,” tegasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom dalam pertemuan itu menjelaskan, program zero waste  dan NTB hijau tetap dijalankan. Meski ada pengalihan beberapa pos anggaran namun secara garis besar rencana program unggulan tetap dilaksanakan. (ili/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks