alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Ibadah Haji Dimulai 29 Juli, Jamaah Hanya 1.000 Orang

RIYADH-Musim haji dimulai sepekan lagi. Tepatnya, pada 29 Juli. Hanya seribu jamaah haji yang bisa menunaikan rukun Islam kelima itu. Mereka adalah warga Arab Saudi dan ekspatriat yang sudah menetap lama di negara tersebut.

’’Puncak ritual haji ketika jamaah berada di Gunung Arafah jatuh pada Kamis (30/7),’’ tulis Saudi Press Agency kemarin (22/7) mengutip pernyataan Mahkamah Agung.

Pelaksanaannya digelar dengan protokol kebersihan ketat. Yang boleh melakukan ibadah haji hanyalah mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan tidak memiliki penyakit kronis. Petugas medis profesional serta personel keamanan yang pernah terjangkit dan sembuh dari Covid-19 boleh ikut dalam tim haji.

Sebelum memasuki Makkah, setiap jamaah dites Covid-19. Ketika seluruh ritual sudah dijalankan, mereka diwajibkan melakukan karantina di rumah masing-masing. Seluruh protokol tersebut diharapkan bisa memutus rantai penularan.

Sebanyak 70 persen dari jamaah haji adalah ekspatriat. Sisanya baru merupakan penduduk Saudi. Beberapa media di Saudi sempat menulis kemungkinan jamaah haji bisa sampai 10 ribu orang. Tapi akhirnya tidak jadi.

Biasanya, tiap tahun ada 2,5 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia yang datang ke Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Itu merupakan salah satu sumber pendapatan negeri petrodolar tersebut. Namun, karena pandemi Covid-19, tahun ini Saudi menutup diri dan hanya menggelar ritual haji untuk kalangan terbatas yang jumlahnya hanya seribu orang..

Itu adalah kali pertama Saudi tidak menerima jamaah haji dari luar. Kebijakan tersebut sempat mengecewakan banyak negara. Namun, pada akhirnya, mereka memahami keputusan negara yang dipimpin Raja Salman itu. Bagi Saudi, tidak menggelar ibadah haji seperti biasanya juga merugikan. Penghasilan mereka dari haji otomatis tidak ada. Di lain pihak, harga minyak dunia sempat jatuh terpuruk.

Saudi memang pantas waswas. Sebab, hingga tadi malam ada 258.156 kasus di negara tersebut dan 2.601 kematian. Angka itu tertinggi jika dibandingkan dengan negara-negara Teluk di sekitarnya. Staf diplomat AS dan keluarganya bahkan sampai ditarik pulang karena takut persebaran virus SARS-CoV-2 di Saudi tak terkendali.

Sejak kebijakan pencegahan Covid-19 dilonggarkan Mei lalu, memang terjadi peningkatan kasus di Saudi. Hingga kemarin, Saudi belum membuka jalur penerbangan internasional. (sha/c20/ayi/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks