alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Wakapolri: Polri dan TNI Siap Amankan Pilkada

GIRI MENANG-Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak segera digelar. Polri bersama TNI siapkan strategi pengamanan pesta demokrasi tersebut.  ”TNI dan Polri siap mengamankan setiap tahapan pilkada serentak 2020,” tegas Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono saat silaturrahmi dengan tokoh NTB di Killa Senggigi Beach Hotel, Lombok Barat, Selasa (21/7/2020).

Komitmen Polri dan TNI dalam mengawal setiap tahapan Pilkada tidak perlu diragukan. Polri sebagai penjaga keamanan dalam negeri dan TNI selaku penjaga keamanan teritorial negara punya komitmen sama.

Dalam mengawal pilkada, lanjut Gatot, Polri belajar dari pengalaman pilkada-pilkada sebelumnya. Dan setelah melakukan berbagai kajian, mereka telah menyiapkan beberapa strategi pengamanan. ”Dengan harapan pelaksanaan pilkada serentak berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Gatot.

Sejak reformasi 1998, demokrasi di Indonesia mengalami perubahan signifikan dan memberi angin kebebasan bagi rakyat. ”Angin kebebasan berhembus dengan kencang dalam 20 tahun terakhir,” katanya.

Perubahan selama 20 tahun reformasi, diakuinya masih belum sempurna. Ia mengingatkan, kebebasan dalam negara demokrasi bukan berarti kebebasan yang kebebablasan. ”Ada norma dan aturan yang harus diikuti serta dipatuhi, sehingga kebebasan itu tidak diartikan sebagai main hantam kromo,” tambahnya.

Dalam pertamuan itu hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, dan Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono.

Mereka memberikan tanggapan dan jawaban berbagai statemen dan pertanyaan yang disampaikan para akademisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan organisasi kemasyarakatan di NTB.

Menko Polhukam Mahfud MD berharap, penyelenggaraan pilkada berjalan dengan baik, aman, dan damai. Proses demokratisasi dijalankan dengan baik, sehingga pesta demokrasi sesuai harapan. ”Kalau ada penyakit-penyakit demokrasi bisa disembuhkan,” katanya. (ili/r5)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks