alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

MATARAM–Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali belum menerima petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis), subsidi kuota internet.

Karenanya dia tak tahu, apakah penggunaannya harus dibuka menggunakan kata kunci atau tidak. Setelah di distribusikan apakah langsung digunakan tidak, atau apakah kuota bebas atau terbatas.

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Yang pasti, semua satuan pendidikan di Mataram sudah mengirimkan nomor ponsel peserta didik. ”Kami sudah instruksikan, yang dikirimkan itu benar-benar nomor siswa,” tegas mantan kepala SMAN 1 Mataram ini.

Dengan adanya bantuan subsidi kuota internet tersebut, Disdik Kota Mataram berharap guru secara aktif, menyusun materi bahan ajar untuk peserta didik.

”Mau itu pakai google classroom, zoom meeting atau aplikasi lain, silakan tergantung dari kreativitas guru,” terang Fatwir.

Sesuai rencana, Kemendikbud mulai mendistribusikan kuota internet sejak Selasa (22/9/2020). Karenanya Disdik Kota Mataram tetap melakukan monitoring. ”Berapa jumlah sekolah yang sudah dapat kita pantau,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah memberikan subsidi kuota internet bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen.

”Mudah-mudahan ini bermanfaat ya,” harapnya.

Dia meminta satuan pendidikan yang sudah mendapatkan kuota, agar segera menginformasikannya. ”Mungkin nanti akan ada petunjuk dari Kemendikbud, karena kami juga akan berikan informasi kepada pusat terkait kuota yang sudah diterima sekolah itu,” tandas Fatwir.

Kepala Bidang Guru dan Ketenagaan (GTK) Disdik Kota Mataram M Yasin menambahkan imbauan khusus. Selama masa BDR daring, guru jangan hanya melemparkan materi atau tugas ke siswa. ”Harus ada kreasi selama BDR ini, upayakan ada interaksi agar anak-anak nggak bosan,” tegasnya. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks