alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Pembatasan Dilonggarkan, Poitif Korona Baru Capai 1.000 Kasus Perhari

ANGKA pertambahan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kembali menyentuh 1000 orang. Pembatasan kendaraan umum diharapkan masih bisa menjadi cara untuk lakukan physical distancing atau jaga jarak. Di sisi lain, kemarin Relawan Kawal Covid-19 memberikan alternatif lain bagi daerah untuk menentukan tingkat kerawanan wilayahnya terhadap Covid-19.

Menurut catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, jumlah orang yang diperiksa per Selasa (23/6) ada 8.564. Sementara itu, ada penambahan sebanyak 1.051 kasus positif dan 7.513 kasus  negatif.

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan bahwa persebaran kasus Covid-19 tidak merata di seluruh Indonesia. Hanya beberapa kota saja yang menonjol. ”Ada lima provinsi yang melaporkan kenaikan kasus yang cukup signifikan,” ungkapnya kemarin (23/6). Dari Jawa Timur didapatkan laporan kasus baru 258 orang dan sembuh 60 orang. Kemudian DKI Jakarta 160 kasus baru dan 100 sembuh. Lalu ada Sulawesi Selatan 154 kasus dan 42 sembuh, Sumatera Utara 117 kasus dan 3 sembuh, serta Papua 55 kasus.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari DKI Jakarta 10.250 orang, Jawa Timur 10.115 orang, Sulawesi Selatan 4.062 orang, Jawa Barat 2.901 orang, dan Jawa Tengah 2.766 orang.

Menurutnya, beberapa kebijakan pemerintah seperti pembatasan kendaraan umum bisa jadi alternatif untuk mengerem laju penularan. Alasannya, masyarakat yang ingin bepergian masih bisa menjaga jarak. Sehingga risiko penularan berkurang. ”Pemerintah di Jabodetabek menerapkan dua waktu bergantian untuk pelaksanaan kerja di kantor,”ujarnya. Pada gelombang pertama di 7.30 dan gelombang kedua pada 10.30.

Sementara itu di Surabaya, protokol kesehatan diawasi ketat. Hal itu diungkapkan Wali kota Surabaya Tri Rismaharini kemarin. Dia menjelaskan bahwa di fasilitas umum pun tetap menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya komunitas di pasar menerapkan seminimal mungkin adanya kontak antar pembeli dan penjual. ”Mulai cara pembayaran dengan menyiapkan tempat untuk menaruh uang pembayaran dan membuat tirai di antara pedagang dan pembeli,” katanya saat menyampaikan melalui video conference dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kemarin.

Pemkot Surabaya menurut Risma juga menyiapkan satuan tugas (satgas) memantau dan mengawasi aktivitas yang terdapat di ruang publik. Kalau ada yang melanggar aka nada sanksi. ”Sanksi berupa pencabutan ijin atau ditutup sementara,” katanya. (lyn)

Sementara itu, Kawal Covid-19 kemarin meluncurkan indeks kewaspadaan Covid-19. Indeks itu untuk mengukur risiko penyebaran Covid-19 di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Sehingga, masing-masing pemda mendapatkan gambaran bagaimana kondisi daerahnya saat ini. Apakah masih rawan atau tidak.

Indeks kewaspadaan memperhitungkan berbagai indikator. Tidak hanya total kasus terkonfirmasi, namun juga totap PDP dan tingkat kematian pada kasus konfirmasi maupun PDP. Indikator lain yang menjadi bagian perhitungan adalah jumlah orang yang dites PCR per hari dan testing rate, yakni berapa orang yang dites per 1.000 penduduk.

Tingkat kesembuhan kasus konfirmasi dan PDP juga menjadi bagian perhitungan indeks. Begitu pula total OTG dan ODP yang diistilahkan sebagai Rasio Lacak-Isolasi (RLI). Indikator terakhir adalah jumlah penduduk. Untuk tiap indikator, ada skoring yang kemudian dijumlahkan menjadi nilai relatif indeks kewaspadaan.

’’Semakin tinggi skornya, semakin daerah itu perlu mewaspadai penyebaran Covid-19 di wilayahnya,’’ terang Koordinator tim data Kawal Covid-19 Ronald Bessie dalam peluncuran daring kemarin. termasuk risiko penularan ke daerah lainnya.

Dalam indeks kewaspadaan, Kawal Covid-19 menggunakan warna sebagai penandaan zona sebagaimana yang dilakukan pemerintah. Sebab, masyarakat akan lebih mudah memahami bila menggunakan warna. Pada indeks kewaspadaan, zona warna itu dilengkapi data dan tolok ukur. ’’Bisa jadi pembanding untuk zona warna versi pemerintah,’’ lanjutnya.

Bila publikasi yang dilakukan pemerintah menunjukkan zona warna per provinsi, indeks kewaspadaan dari Kawal Covid-19 membuat zona warna per kabupaten. Banjarmasin, Keerom, dan Manado masuk zona merah. Indeks kewaspadaan menunjukkan angka di atas 20 untuk ketiga wilayah itu. Masing-masing 24,62 untuk Banjarmasin, 24,06 untuk Keerom, dan 20,50 untuk Manado.

Publik yang ingin mengetahui kondisi wilayahnya bisa mengakses situs Kawal Covid-19 di http://kcov.id/PetaKewaspadaan. Akan muncul peta Indonesia dengan bermacam warna. Bila salah satu wilayah ditunjuk oleh kursor, akan muncul data indeks kewaspadaan yang disertai sejumlah data.

Surabaya misalnya, kemarin indeks kewaspadaannya menunjukkan angka 15,71 dengan penanda warna cokelat. Di bawahnya ada data OTG total 5.134, ODP 4.257, PDP 4.415, serta PDP meninggal sebanyak 302. Kemudian, ada data kasus konfirmasi Covid-19 4.771, sembuh 1.631, dan meninggal 359.

Ada juga data jumlah penduduk, rasio lacak isolasi, dan kasus per 100 ribu orang. Angka-angka tersebut bersifat dinamis, sesuai perkembangan setiap harinya. Data yang disajikan dalam Indeks kewaspadaan kemarin adalah data per 22 Juni.

Epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama menjelaskan, bagaimanapun masyarakat perlu mendapat data secara terbuka dengan kondisi yang ada. ’’Dengan data, setiap orang dapat beraktivitas dengan menyadari ukuran risiko bagi dirinya, lepas dari langkah-langkah yang dilakukan pemerintah,’’ terangnya. Indeks tersebut bisa dijadikan tolok ukur kewaspadaan.

Sementara, bagi pemda, indeks tersebut bisa dijadikan referensi dalam mengalokasikan sumber daya kesehatan di wilayahnya. Juga indikator apa saja yang perlu ditingkatkan untuk mengurangi penyebaran di klaster-klaster tertentu. Apakah tesnya yang perlu ditingkatkan, atau pelacakannya, isolasinya, dan indikator lainnya. (lyn/byu/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks