alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Mendag Minta Pelaku Usaha Buat Migor Curah Dalam Kemasan Sederhana

JAKARTA– Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta kepada para pelaku usaha untuk mengemas minyak goreng jenis curah untuk mengemas dalam kemasan sederhana. Sehingga harga penjualannya tetap sesuai HET.

Hal itu disampaikan Zulhas usai melakukan blusukan ke Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Kamis, (23/6/2022). Di sana dia mengecek harga minyak goreng dan bahan-bahan pokok lain. Turut  mendampingi  Mendag  Zulhas  yaitu  Sekretaris  Jenderal  Kementerian  Perdagangan  Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan.

“Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu pasar di Kota Bandung ini, Pasar Kosambi, ini malah lebih, stoknya lebih. Artinya itu orang sudah enggak antre, mungkin membeli seperlunya karena barangnya tersedia, harganya stabil,” tegas Mendag Zulhas.

Mendag Zulhas melanjutkan, di Pasar Kosambi Bandung saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre minyak goreng. Harga minyak goreng curah di Pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat sudah normal  Rp14.000/liter.

Baca Juga :  Covid-19, Pemerintah Ngutang Rp 13,6 Triliun untuk Bayar Klaim RS

“Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya, tidak adalagi, sudah aman. Jadi Rp14.000/liter itu di sini, belum di tempat lain, sudah terjamin,” beber Mendag Zulhas.

Mendag  Zulhas  mengungkapkan,  Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan  pelaku usaha  minyak  goreng untuk  mengadakan  minyak  goreng  curah kemasan sederhana dengan  merk ‘Minyak Kita”. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli minyak goreng curah dalam kemasan sederhana di ritel modern dengan harga Rp14.000/liter dengan lebih aman dan higienis.

“Saya akan undang pengusaha-pengusaha,  produsen  minyak  goreng,  untuk  mengemas  minyak curah  menjadi  kemasan  sederhana.  Sehingga  nanti  masyarakat,  ibu-bu,  kalau  dia  belanja  ke supermarket, ada minyak goreng yang harganya Rp 14.000/liter dengan merek Minyakita,” terang Mendag Zulhas.

Dalam  sidak  tersebut,  Mendag  Zulhas  juga  melihat  dan  meninjau sejumlah  harga  bahan-bahan pokok. ”Harga sembako stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan harga  cabai cenderung turun,” tegas Mendag Zulhas.

Baca Juga :  Dorong Transformasi Digital di Masa Pandemi,

Menurut  Mendag  Zulhas,  harga  cabai  merah  keriting  sebelumnya  terpantau  Rp 100.000/kg  lebih, sekarang  sudah  turun  menjadi  Rp 80.000/kg. “Cabai rawit kemarin saya tanya di Pasar Cibubur Rp 120.000/kg sekarang sudah Rp 100.000/kg, jadi cenderung turun,” pungkas Mendag Zulhas.

Berdasarkan   pantauan,   beras   medium   dijual   dengan   harga   Rp 10.000/kg,   beras  premium Rp 13.000/kg,    gula    pasir    Rp 14.000/kg,    tepung    terigu    Rp 10.000-11.000/kg,    daging    sapi Rp 150.000/kg,   daging   ayam   Rp 37.000/kg,   telur   ayam  Rp 30.000/kg,   cabe   merah   keriting Rp80.000/kg,  cabe  merah  besar  Rp 90.000/kg,  cabe  rawit  merah  Rp 100.000/kg,  bawang  merah Rp 60.000/kg, bawang putih honan Rp 30.000/kg, dan bawang putih kating Rp 40.000/kg. (adv/r10)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/